Survei CSIS: Pulau Jawa Dikuasai Jokowi-Ma'ruf Amin
Kamis, 28 Maret 2019 -
Merahputih.com - Center For Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei terbarunya mengenai pertarungan elektabilitas dan mobilisasi pemilih. Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 51,4 persen dan Prabowo-Sandi 33,3 persen.
Peneliti CSIS, Arya Fernandes mengatakan, Jokowi unggul di beberapa kota besar. Di DKI Jakarta Jokowi 38,8 persen sementara Prabowo 30 persen. Di Jawa Barat, Jokowi unggul dengan 47,4 persen dan Prabowo 42,1 persen.
"Jokowi juga unggul di Jawa Tengah dengan 70 persen berbanding 42,1 persen," kata Arya saat pemaparan survei di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/3).
Arya menyebut, Jokowi unggul juga di Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Bali, Papua dan Maluku.
"Jokowi hanya kalah di Sumatera. Ia mendapatkan 37,3 persen. Sementara Prabowo 49,6 persen," terang Arya.
Arya menuturkan, responden yang merahasikan pilihannya terbilang cukup besar dalam survei kali ini. Ia menduga mereka sudah memiliki pilihan namun enggan terbuka dalam menyampaikan pilihan politiknya.
"Angka yang tidak jawab atau rahasia ini cukup besar," imbuh dia.
Sementara, tingkat kemantapan pilihan pemilih sudah cukup tinggi. Migrasi pemilih antar-calon diprediksi tidak akan banyak terjadi. Pada masing-masing calon, tingkat loyalitas pemilih sudah di atas angka 80 persen.
"Tingkat kemantapan pemilih Jokowi-Ma'ruf sebesar 84,4 persen, sementara kemantapan pemilih Prabowo-Sandi sebesar 81,3 persen," jelasnya.
Survei CSIS dilakukan pada 15 sampai 22 Maret 2019 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Penarikan sample dilakukan secara acak menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini melibatkan 1.960 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,21 persen. (Knu)