Stok Pangan di Jakarta Cukup Buat 3,5 bulan, Warga Diminta Tidak Panic Buying Saat Ada Kenaikan Harga
Rabu, 19 Februari 2025 -
MerahPutih.com - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat sejumlah komoditas pangan mencatatkan keberapa kenaikan harga pangan. Seperti cabai rawit merah saat ini di harga Rp 71.250 per kilogram dan telur ayam ras Rp 30.250 per kg.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi memastikan harga pangan dalam kondisi stabil dengan kenaikan dan penurunan yang wajar karena pasokan pangan di DKI Jakarta dalam kondisi yang cukup.
"Stok pangan internal kita seperti yang ada di PT Food Station Tjipinang Jaya itu cukup untuk kebutuhan warga Jakarta selama 3,5 bulan, tapi kalau stok di Bulog itu nanti ada untuk sekitar 6,5 bulan," ujar Teguh.
Ia mengatakan, dengan ketersediaan pangan yang terjaga di berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang ketahanan pangan, ia mengimbau masyarakat agar berbelanja dengan bijak dan tidak melakukan panic buying.
Baca juga:
Pj Teguh Sebut Antrean Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Karena Masyarakat 'Panic Buying'
Teguh mengimbau warga atau pedagang tidak menimbun bahan pangan. Pemprov DKI Jakarta juga berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pihak lainnya yang telah mendukung upaya pengendalian inflasi di DKI Jakarta.
"Tolong sampaikan kepada seluruh masyarakat jangan panic buying. Belanjalah yang bijak sesuai dengan kebutuhan keperluan sehari-hari," katanya.
Ia meminta pihak-pihak lain jangan sampai menimbun barang. Pemprov DKI akan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk memastikan tidak ada penimbunan stok pangan menjelang Ramadan atau menjelang Idul Fitri.
"Jadi pada prinsipnya jangan sampai masyarakat panic buying karena Pemprov DKI Jakarta senantiasa menyiapkan stok ketersediaan pangan menjelang Ramadan ini dalam jumlah yang cukup," kata Plt. Asperkeu Sekda Provinsi DKI Jakarta sekaligus Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati. (Asp)