Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Soal 'Chat' Mesum, KPAI: Pemerintah Harus Selektif Rekrut Guru

Noer Ardiansjah - Selasa, 15 Agustus 2017

MerahPutih.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ikut berkomentar terkait kasus chat mesum guru kepada anak didik yang terjadi di SMPK Penabur, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ketua KPAI Susanto menilai kasus cabul terhadap murid merupakan persoalan serius. Untuk itu, katanya, pemerintah harus ekstra keras menangani persolan tersebut.

"Memang menjadi persoalan serius, tahun 2016, isu ini dominan dibandingkan 2015, maka dalam konteks itu tidak hanya menyelesaikan kasus," kata Susanto saat menggelar konferensi pers di KPAI, Jakarta, Selasa (15/8).

Terkait hal itu, KPAI mendorong pemerintah agar segera menerapkan sistem keamanan memadai termasuk dalam tahapan seleksi guru.

"Kita mendorong sistem keamanan disekolah termasuk selektif merekrut guru," kata dia.

Menurutnya, calon guru harus disiapkan sejak masih dalam tahapan kuliah atau pendidikan di perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa guru harus ditanamkan pendidikan karakteristik yang kuat.

"Calon guru harus disiapkan karakteristiknya, seperti calon guru juga harus mendapat kompetensi pelajaran perlindungan anak," katanya.

Sebelumnya, polisi menangkap TS (25), guru bahasa Inggris di SMPK Penabur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, karena mengirimkan chat berbau pornografi ke siswinya. (Fdi)

Baca berita terkait KPAI lainnya di: Menteri Yohana Puji Kinerja Pimpinan KPAI

Baca Artikel Asli