Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Sinopsis Film 'Munafik: Melawan Iblis', Arya Saloka Jadi Ustaz yang Berjuang Lawan Kekuatan Gaib

Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026

MerahPutih.com - Sutradara Guntur Soeharjanto kembali menghadirkan film horor religi terbaru berjudul "Munafik: Melawan Iblis." Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 3 September 2026.

Karya ini merupakan remake atau adaptasi resmi Indonesia dari film horor religi legendaris asal Malaysia, Munafik (2016), yang ditulis dan disutradarai oleh Syamsul Yusof.

Sementara untuk versi Indonesia, Guntur Soeharjanto dipercaya mengarahkan jalannya produksi. Lalu, naskah tetap ditulis oleh Syamsul Yusof. Film ini dibintangi oleh Arya Saloka dan Acha Septriasa sebagai pemeran utama.

Baca juga:

Sinopsis Film 'Juminten Edan', Angkat Kisah Horor Penuh Misteri dan Trauma Masa Lalu

Sinopsis Film Munafik: Melawan Iblis

>

Film ini mengisahkan Ustaz Adam yang diperankan Arya Saloka, yakni seorang ahli rukiah yang hidup di sebuah desa pesisir. Lalu, desa tersebut masih kental dengan tradisi mistis dan kerap dilanda gangguan gaib.

Kehidupan Ustaz Adam berubah drastis setelah sebuah tragedi besar merenggut nyawa istrinya secara tragis.

Peristiwa tersebut membuat Ustaz Adam larut dalam duka mendalam, trauma berkepanjangan, hingga mengalami krisis iman.

Ia pun mulai mempertanyakan keadilan Tuhan dan kehilangan semangat untuk melanjutkan dakwahnya. Ia bahkan sempat menolak untuk kembali membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongannya.

Baca juga:

Netflix Rilis Trailer 'Aku Sebelum Aku', Angkat Tekanan Akademis dan Luka Batin Remaja

Sedangkan di tengah pergulatan batin tersebut, ancaman kekuatan jahat terus menghantui desa tempat tinggalnya.

Ustaz Adam pun dipaksa menghadapi pertarungan yang tidak hanya melawan iblis, tetapi juga melawan keraguan dan ketakutan yang ada dalam dirinya sendiri.

Kehadiran Arya Saloka dan Acha Septriasa menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Keduanya diharapkan mampu menghadirkan emosi yang kuat dalam cerita yang sarat pesan spiritual tersebut. (Tka)

Baca Artikel Asli