Diusir dari Panggung Prambanan Jazz, Afgan Mengaku Terharu, Nih Curhatannya...
Senin, 21 Agustus 2017 -
KABAR kurang mengenakan datang dari pop penyanyi Afgan. Dia merasa diusir oleh penyelenggara saat beraksi di panggung Prambanan Jazz Festival 2017, di Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (19/8) malam. Pria kelahiran 27 mei 1989 itu menyatakan kekecewaanya.
Dalam konser tersebut, pelantun lagu "Sadis" itu masuk dalam deretan nama penyanyi lokal yang tampil di hari kedua, Sabtu (19/8). Penampilan Afgan sendiri tentunya merupakan salah satu artis yang paling ditunggu di Prambanan Jazz Festival 2017.
Namun sayangnya pada saat penyanyi bernama lengkap Afgan Syahreza itu tampil di panggung Prambanan Jazz Festival 2017, ada insiden kurang mengenakan yang menodai penampilan Afgan. Pasalnya penyanyi bersuara emas tersebut mengaku diusir dari panggung oleh pihak panitia Prambanan Jazz Festival 2017. Pengusiran itu lantaran aksi Afgan berbarengan dengan tampilnya bintang tamu mancanegara Sarah Brightman di panggung utama.
Sarah yang menjadi salah satu bintang tamu utama itu tak ingin terganggu dengan penampilan artis lain di panggung Prambanan Jazz Festival.
Alhasil, penyelenggara mematikan sound dan lampu panggung tempat Afgan bernyanyi. Namun demi para Fansnya yang sudah tak sabar menunggu, Afgan pun menyiasati tetap bernyanyi 4 buah lagu meski tanpa sound, sebelum benar-benar diusir oleh panitia.
"Semalem ngalamin pengalaman manggung yang gak mengenakan, pertama kali ngalamin kaya gini. Jadi dari awal memang acaranya ngaret banget, gw seharusnya perform jam 8 malam. Tapi gw baru naik panggung sekitar jam 10 malam. Padahal gw sudah stand by satu jam lebih awal untuk antisipasi. Dan karena ada international artist yang harus main di waktu yang sama, gw malah dibilang gak usah main sama panitia, cuman karena gw lihat banyak sekali penonton yang sudah nunggu di depan panggung, bahkan ada yang sudah dateng jauh2 dari luar Jogja, akhirnya gw dan management fight untuk naik. Walaupun sound awalnya gak dinyalain oleh mereka, gw tetep nyanyi, at least fans gak sia-sia udah nunggu. Eh di lagu ke 4, lampu panggung semua di matiin, alias gw diusir," tulis Afgan di Instagram.
Tapi ada kejadian yang membuat Afgan terharu usai pengusiran dari panitia. Pasalnya, meski melihat lampu panggung dimatikan, para penonton yang masih menginginkan penampilan Afgan sontak berbondong-bondong menyalakan flash light dari handphone mereka.
"Akhirnya semua penonton nyalain flashlight dr handphone masing2, tanda mereka tetep ingin gw nyanyi. Moment ini yang buat gw dan anak2 band terharu, mengobati kekecewaan kita semua. Terimakasih buat semua yang hadir semalam, gak tau lagi deh kalo gak ada support kalian. It means the world to us!" tambah Afgan.
Usai Insiden di Prambanan Jazz Festival 2017 tersebut, Afgan pun berharap kejadian serupa tak terulang lagi untuk kedepannya dan musisi lokal dapat apresiasi yang sama dengan musisi internasional.
"Sayang sekali padahal acaranya bisa digarap dengan bagus, semoga bisa jadi pelajaran buat penyelenggara Prambanan Jazz. Dan semoga kedepannya local artist bisa dapat apresiasi yang sama dengan International artist. Cause we're all just trying to give our best on stage..," tutup Afgan. (*) Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Miliki Wajah Mirip Selena Gomez, Wanita Ini Viral Di Internet