Sillas Potret Kultur Tempat Asal dalam Single 'Larung'

Selasa, 16 April 2024 - Ananda Dimas Prasetya

MerahPutih.com - Mungkin tak banyak band yang mencoba untuk memeluk sketsa kultur dari kampung halaman dalam materi musiknya.

Namun, salah satu yang mencoba menawarkan hal tersebut adalah Sillas, band indiepop asal Cirebon yang memotret kultur debur ombak Pantura dalam single berjudul Larung.

Bagi gitaris Sillas Arief, lagu ini dibangun dari sebuah gagasan yang mereka maknai sebagai anak kota pinggiran pantai utara di Jawa.

Baca juga:

Ajie Gergaji Rilis Proyek Solo 'Pandora (Part Deux)'

“Kota kami beranjak menjadi kota kecil yang mulai bersolek dengan modernitas, tapi kami tahu denyut nadi Cirebon tak akan pernah lupa dengan kehidupan dan kultur bahari yang mengitarinya,” cerita Arief.

Bila Pidi Baiq mengatakan Bandung diciptakan Tuhan sedang tersenyum, mungkin sama halnya dengan Cirebon.

“Pasti ada gestur khusus dari Sang Khalik, untuk Cirebon,” tambah Arief.

Membayangkan seorang nelayan kota pesisir bernama Cirebon melayari hidup di gelombang ombak dari malam hingga pagi. Pola yang terus-menerus dilakoni, demi rindu-rindu yang menanti di dermaga.

Baca juga:

'Bising Kota' Jadi Wadah untuk Bagikan Ilmu Tentang Industri Musik Indonesia

Lagu ini tercipta dari curhatan seorang nelayan dan ditulis bareng bersama seorang penulis muda bernama Nissa Rengganis. Kehadiran vokalis terbaru mereka, Delfi, semakin memberikan karakter berbeda dan segar bagi Sillas.

“Karakter vokal Delfi bagi kami bagus dan bikin Sillas ada warna femininnya. Dia bisa beradaptasi dengan kami, menyenangkan,” lanjut Arief.

Lebih lanjut, single Larung menjadi momentum untuk rencana berikutnya dari Sillas. Pada 2024 ini, mereka berharap bisa merilis album penuh perdana mereka, dan berkolaborasi dengan beberapa pihak. Salah satunya mereka sudah berencana untuk tampil di beberapa negara dengan tak hanya penampilan musik, tetapi juga eksibisi pameran.

“Binar Bahari adalah tema yang kami usung tahun ini. Larung adalah jejaki awal kami atas tema tersebut, dan akan hadir tak hanya musik, tetapi juga aktivitas lainnya seperti pameran,” tandas Arief. (far)

Baca juga:

Bilal Indrajaya Kenang Kepergian Ade Paloh

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan