MerahPutih.com - Sejumlah pemain blasteran telah menghiasi timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tren itu dimulai pada 2010 lalu. Kala itu, Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim menjadi bagian skuat Garuda di Piala AFF.
Selepas kehadiran Gonzales dan Bachdim, fenomena penggawa 'asing' terus meluas. Setidaknya ada pemain keturunan yang memilih mengganti paspor demi bermain di timnas Indonesia. Sayangnya, tidak semua pemain naturalisasi sukses.
Salah satu pemain naturalisasi yang kerap menjadi pilihan utama adalah Stefano Lilipaly. Pesepakbola asal Belanda itu mampu menjadi pembeda ketika berseragam Merah Putih. Ia selalu tampil baik dalam setiap laga.
Di Eropa, ada nama kiper Sampdoria, Emil Audero. Tetapi, Emil lebih memilih untuk membela timnas Italia. kendati masih ada peluang karena dia belum pernah tampil untuk tim senior, tetap saja keinginan Timnas Indonesia kecil.
Ada tiga pemain yang memiliki peluang lebih besar daripada Emil Audero untuk membela Timnas Indonesia. Siapa ketiga pemain tersebut?
1. Jordy Tutuarima
Berposisi sebagai bek kiri, Jordy Tutuarima cukup terkenal di Belanda. Bukan tanpa alasan, Tutuarima sempat membela timnas Belanda U-17 sebanyak empat kali.
Terlahir di Belanda, Tutuarima mengawali karier di NEC. Di sana, pria kelahiran 1993 itu berkenalan dengan sesama pemain keturunan Indonesia, Navarone Foor, dan menjadi sahabat.
Sempat pindah ke Telstar, Tutuarima merapat ke De Graafschap. Bermain sebagai bek kiri, pemain berdarah Maluku itu bisa menambah kedalaman di sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia.
2. Navarone Foor
Navarone Foor juga mengawali karier di NEC. Di sana, Foor berkenalan dan menjadi sahabat dengan Jordy Tutuarima, sesama pemain keturunan Indonesia.
Foor merupakan andalan NEC ketika promosi ke Eredivisie. Berposisi sebagai gelandang serang, pemain yang kini berusia 27 tahun itu mencetak tujuh gol.
Pada musim 2018-2019, Foor telah pindah ke Vitesse. Sejauh ini, dia bermain dalam 31 pertandingan di berbagai ajang dengan koleksi tiga gol dan lima assist.
Apabila memperkuat Timnas Indonesia, Foor bisa menjadi tandem untuk Stefano Lilipaly di lini serang. Keberadaan Foor bakal membuat Lilipaly lebih bebas berkreasi.
3. Benjamin van Leer
Benjamin van Leer bukan pemain sembarangan. Terbukti, Van Leer sempat memperkuat dua kesebelasan top Belanda, PSV dan Ajax.
Van Leer merupakan lulusan akademi PSV. Meski tidak sempat membela tim senior, pria kelahiran Houten itu mendapat kesempatan pindah ke Roda JC, sebelum menyeberang ke Ajax.
Bersama Godenzonen, Van Leer memang hanya bermain satu kali sejak 2017. Namun, ketika dipinjamkan ke NAC dia membuktikan kemampuan dengan menjadi kiper utama.
Posisi kiper Timnas Indonesia memang milik Andritany Ardhiyasa. Namun, kehadiran Van Leer bakal menghadirkan persaingan menarik di mistar gawang Tim Garuda. (*/Bolaskor)