Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Sekuel Barbie Terancam Mandek, ini 2 Alasan yang Bikin Proyeknya Tersendat

Dwi Astarini - 1 jam, 28 menit lalu

MERAHPUTIH.COM - SEKUEL Barbie kembali menjadi sorotan setelah negosiasi antara Warner Bros dan tim kreatif utama film pertama dilaporkan belum menemukan titik temu. Proyek yang sangat dinantikan tersebut terancam tidak berlanjut jika kesepakatan baru tidak segera tercapai.

Ada dua persoalan utama yang membuat proyek Barbie 2 berada dalam situasi sulit. Salah satunya berkaitan dengan negosiasi bayaran tim kreatif dan para bintang, sedangkan persoalan lainnya menyangkut batas waktu hak atas karakter Barbie yang dimiliki Mattel.

Baca juga:

Warner Bros. Siap Produksi 'Barbie 2', Greta Gerwig dan Noah Baumbach Siapkan Konsep Cerita


Berikut dua fakta terkait kontrak proyek Barbie Universe



1. Negosiasi Bayaran Belum Menemukan Titik Temu



Persoalan pertama yakni negosiasi kompensasi antara Warner Bros dan tim utama Barbie. Tim yang sedang bernegosiasi terdiri dari sutradara sekaligus penulis Greta Gerwig, penulis skenario Noah Baumbach, Ryan Gosling sebagai pemeran utama, serta Margot Robbie yang kembali sebagai bintang sekaligus produser.

Warner Bros disebut telah mengajukan lebih dari enam tawaran selama tiga tahun terakhir. Namun, seluruh tawaran tersebut belum berhasil mendapatkan persetujuan dari tim.

Tawaran terbaru yang diajukan pada akhir musim semi bahkan disebut sebagai tawaran terbesar yang pernah diberikan Warner Bros kepada sebuah tim pembuat film dan para bintangnya.

Salah satu sumber studio menyebut tawaran tersebut sebagai 'uang yang mengubah hidup'. Sampai saat ini, pihak CAA yang mewakili Gerwig, Baumbach, Gosling, dan Robbie belum memberikan tanggapan terhadap tawaran terbaru tersebut. Pengacara Gerwig, Tara Kole, juga terlibat dalam proses negosiasi.

Situasi ini membuat masa depan Barbie 2 belum memiliki kepastian. Padahal, film pertamanya menjadi fenomena global dengan pendapatan lebih dari USD 1,4 miliar atau sekitar Rp 22 triliun di box office dunia.

Kesuksesan tersebut juga menjadikan Barbie sebagai film terlaris dalam sejarah Warner Bros.

2. Warner Bros Diburu Waktu untuk Mempertahankan Hak atas Barbie



Masalah kedua tidak kalah penting. Warner Bros memiliki batas waktu untuk mengembangkan proyek Barbie berikutnya. Para petinggi divisi film Warner Bros, Michael De Luca dan Pam Abdy, disebut hanya memiliki waktu sekitar empat bulan untuk memulai pengembangan film Barbie lainnya.

Jika tidak, hak atas karakter ikonis tersebut dapat kembali kepada Mattel. Artinya, Warner Bros. tidak bisa berlama-lama menunggu kesepakatan dengan tim Barbie pertama.

Jika kontrak baru tidak tercapai, Mattel juga tidak dapat begitu saja menggunakan elemen Barbie yang dikembangkan Gerwig sebagai dasar proyek berikutnya. Studio harus memulai kembali dengan konsep yang benar-benar berbeda.(Tka)

Baca juga:

Tidak Masuk Nominasi Oscar lewat 'Barbie', Margot Robbie Akhirnya Angkat Bicara




Sumber Foto: Website/imdb

Potongan scene dalam film Barbie pertama

Baca Artikel Asli