MerahPutih.com - Film Operasi Pesta Copet resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis (27/8). Film ini menghadirkan perpaduan komedi, kriminal, persahabatan, dan drama sosial dengan latar festival musik Pestapora.
Disutradarai Edy Khemod, film ini mengikuti kisah empat anak muda yang terdesak kondisi ekonomi hingga nekat menjalankan aksi pencopetan massal di tengah festival musik.
Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba menjadi pemeran utama dalam film produksi Imajinari, Angin Segar, dan Boss Creator tersebut.
Sebelum menonton, berikut sejumlah fakta menarik di balik Operasi Pesta Copet.
1. Lagu Dangdut Legendaris Jadi OST
Tidak hanya menghadirkan musik dari skena independen dan musisi generasi muda, Operasi Pesta Copet juga membawa warna dangdut lawas melalui lagu milik Raja Dangdut, Rhoma Irama.
Lagu Seribu Satu Macam digunakan sebagai salah satu soundtrack dalam film. Kehadiran lagu tersebut menjadi bagian menarik dari dunia musik yang dibangun Edy Khemod, terlebih cerita film memang berlangsung di tengah hiruk-pikuk festival musik.
Keterlibatan Rhoma Irama juga terasa semakin menarik karena salah satu adegan film melibatkan Iqbaal Ramadhan yang harus tampil di atas panggung dalam suasana konser sungguhan.
Baca juga:
Bukan Sekadar Soundtrack, 'Kita Melawan Dunia' Jadi Nyawa Emosional Film 'Operasi Pesta Copet'
2. Syuting di Festival Pestapora 2025
Operasi Pesta Copet tidak sekadar menggunakan festival musik sebagai latar cerita. Tim produksi benar-benar memanfaatkan suasana Pestapora 2025 untuk mendapatkan atmosfer festival yang autentik.
Pengambilan gambar dilakukan beberapa hari sebelum festival berlangsung, ketika sejumlah panggung telah berdiri dan siap digunakan.
Tim juga membawa band, menyalakan perlengkapan tata cahaya, serta melibatkan hingga 500 figuran untuk membangun suasana kerumunan.
Beberapa adegan bahkan direkam ketika festival berlangsung. Salah satunya adegan Ijal yang diperankan Iqbaal Ramadhan ketika naik ke atas panggung dalam pertunjukan Rhoma Irama.
Adegan tersebut menjadi salah satu momen paling menegangkan selama proses produksi.
Dengan cara tersebut, penonton tidak hanya melihat festival musik yang dibuat melalui set, tetapi juga merasakan atmosfer kerumunan yang benar-benar hidup.
3. Ide Berawal dari Pengalaman Sutradara
Ide Operasi Pesta Copet ternyata berawal dari pengalaman pribadi Edy Khemod sebagai drummer band Seringai.
Saat tampil bersama Seringai di Solo, Edy mengetahui adanya komplotan pencopet yang sengaja datang dari Jakarta untuk beraksi di konser.
Mereka bahkan disebut mempersiapkan diri dengan mengenakan atribut band dan mempelajari lagu-lagu agar dapat membaur dengan penonton.
Komplotan tersebut kemudian menyusup ke area moshpit, tempat penonton biasanya berdesakan dan bergerak mengikuti musik.
Fenomena itu membuat Edy bertanya-tanya tentang kehidupan para pelaku dan bagaimana mereka menjadikan konser sebagai tempat mencari keuntungan.
Pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi cerita tentang Ijal, Adut, Tia, dan Melodi yang menjalankan operasi pencopetan di tengah Pestapora.
Dalam film, Ijal kehilangan pekerjaan akibat PHK dan harus menghadapi persoalan ekonomi, sementara ibunya terlilit utang.
Bersama Adut, ia kemudian mengajak Tia dan Melodi untuk menjalankan aksi pencopetan besar-besaran di festival musik.
4. Debut Edy Khemod sebagai Sutradara Film Panjang
Operasi Pesta Copet menjadi debut Edy Khemod sebagai sutradara film panjang.
Sebelumnya, Edy lebih dikenal sebagai drummer Seringai dan telah lama berkecimpung di dunia musik. Pengalamannya di skena musik kemudian menjadi salah satu modal penting dalam menggarap film yang menjadikan festival sebagai bagian utama cerita.
Tidak hanya menyutradarai, Edy juga terlibat dalam pengembangan cerita dan menulis skenario bersama Rino Sarjono.
Baca juga:
Sinopsis Operasi Pesta Copet: Operandi Kriminal di Sirkuit Skena Musik
Operasi Pesta Copet mengikuti kehidupan Ijal (Iqbaal Ramadhan), seorang pemuda yang kehilangan pekerjaan setelah terkena PHK.
Kondisi ekonominya semakin sulit karena sang ibu terlilit utang.
Bersama sahabatnya, Adut (Kristo Immanuel), Ijal mencoba berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup. Namun, usaha mereka tidak kunjung membuahkan hasil.
Dalam keadaan terdesak, keduanya kemudian mengajak Tia (Zulfa Maharani) dan Melodi (Kawai Labiba) untuk menjalankan aksi pencopetan massal di Pestapora.
Melodi yang memahami skena musik menjadi bagian penting dalam merancang operasi tersebut.
Rencana yang awalnya terlihat sederhana berubah menjadi rumit ketika mereka harus berhadapan dengan berbagai persoalan, mulai dari ambisi, konflik persahabatan, hingga konsekuensi dari keputusan yang mereka ambil.
Daftar Pemain Operasi Pesta Copet
- Iqbaal Ramadhan sebagai Ijal
- Kristo Immanuel sebagai Adut
- Zulfa Maharani sebagai Tia
- Kawai Labiba sebagai Melodi
- Fauzan Lubis sebagai Silet
- Yeyen Lydia sebagai Ibu Ijal
- Kiki Narendra
- Vincent Rompies
- Ardit Erwandha
- Totos Rasiti
- Azizah Hanum
- Rio Dumatubun
- Arie Kriting
- Rhoma Irama
Film Operasi Pesta Copet disutradarai Edy Khemod dan ditulis oleh Edy Khemod bersama Rino Sarjono. (Tka)