Hujan yang mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, selama beberapa hari di bulan suci Ramadan tahun ini menyebabkan sejumlah wilayah banjir.
Kawasan Tugu Religi Kota Kendari hampir seluruh badan jalan utama yang mengelilingi empat sudut jalan itu tergenang banjir akibat saluran drainase yang tidak mampu menampung derasnya hujan yang terjadi sejak beberapa hari.
Beberapa kantor yang dekat dariKawasan Tugu Religi seperti, kantor Museum Negeri Provinsi, Dinas PU Kota Kendari, dan kantor Perusda Sultra, serta rumah warga di kawasan itu juga terendam banjir dengan ketinggian antara 30 cm hingga ada yang mencapai 1 meter.
Wilayah lain yang terparah adalah kawasan bantaran sungai Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo dan Kelurahan Wundudopi Kecamatan Baruga yang setiap terjadi hujan, sudah menjadi langganan banjir di saat hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Kawasan lain yang juga sudah merendam puluhan rumah warga dan tanah longsor yakni di Kelurahan Kampung Salo Kecamatan Kendari (kota lama), kali Lasolo Kecamatan Kendari Barat (eks Polres lama), sungai di kawasan masjid Nurul Falah Kemaraya Kendari Barat di jalan segar Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia serta wilayah Kecamatan Poasa Anduunoho juga terendam banjir.
Sumber: ANTARA