MerahPutih.com - Sejak awal 2024, Pemerintah telah mengeluarkan dana belanja bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 70,5 triliun hingga 31 Mei 2024. Peningkatan realisasi bansos didorong oleh penyaluran bansos Kartu Sembako periode Mei dan Juni yang disalurkan sekaligus pada Mei.
“Belanja bansos mencapai Rp 70,5 triliun, ini artinya terjadi kenaikan 12,7 persen dibandingkan bansos tahun lalu Rp 62,5 triliun,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, dilansir Antara, Kamis (27/6).
Rincian penyaluran bansos yang dilakukan Kementerian Sosial mencapai Rp 37,4 triliun untuk Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan Kartu Sembako bagi 18,7 juta KPM.
Adapun penyaluran Bansos melalui Kementerian Kesehatan tercatat sebesar Rp 19,3 triliun untuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) kepada 96,8 juta peserta.
Baca juga:
Jokowi Persilakan KPK Sidik Dugaan Korupsi Bansos Presiden 2020
Realisasi bansos yang disalurkan melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mencapai Rp 11,9 triliun untuk bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 8 juta siswa dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 766,7 ribu mahasiswa.
Bansos melalui Kementerian Agama tercatat sebesar Rp 1,6 triliun untuk PIP bagi 1,5 juta siswa dan KIP Kuliah bagi 47 ribu mahasiswa. Sementara bansos yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terealisasi sebesar Rp 100 miliar. (*)