Sebelum Laga Hidup Mati, Pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini Larut dalam Duka
Minggu, 30 September 2018 -
PELATIH Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini bersedih. Kesedihan itu menyusul gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala pada Jumat (28/9). Yang korban meninggalnya mencapai 420 jiwa. Arsitek asal Aceh tersebut turut prihatin atas bencana besar ini.
Fakhri tengah mempersiapkan timnya untuk menghadapi partai hidup mati melawan Australia pada babak delapan besar Piala Asia U-16 2018. Yang akan digelar Senin (1/10) di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.
"Ada dua hal berbeda antara gempa bumi dan sepak bola. Tapi tentu kita ikut prihatin dan menduka mendalam atas musibah yang terjadi," ujar Fakhri pada konferensi pers sebelum pertandingan.
Kemenangan melawan Australia nanti akan terasa manis untuk Timnas U-16. Selain bakal melangkah ke babak semifinal, tim berjuluk Garuda Asia ini juga dipastikan lolos ke Piala Dunia U-17 di Peru pada tahun depan.
"Kini kami harus melaksanakan tugas. Besok kita mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi Australia," imbuh Fakhri.
"Dan mudah-mudahan juga saudara kita di Palu diberikan kesabaran," tuturnya mengakhiri. (*/BolaSkor.com)