Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Satgas Konga Bakal Diberangkatkan ke Lebanon Pada Akhir Mei 2026

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Politik Kemanan memimpin Rapat Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian sekaligus memberikan arahan kepada pasukan Satgas Konga di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (11/5).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meminta personel Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) UNIFIL yang akan melaksanakan misi perdamaian di Lebanon untuk meningkatkan disiplin dan kualitas pelatihan.

Dua unsur itu, menurut Djamari, menjadi modal utama para prajurit dalam bertahan hidup dan menyukseskan misi perdamaian di Lebanon.

"Latihan yang keras adalah bentuk kesejahteraan yang diberikan kepada para prajurit," kata Djamari dalam siaran pers resmi Kemenko Polkam yang diterima di Jakarta, Selasa (12/5).

Baca juga:

Perjalanan Gugurnya Praka Rico Pramudia, Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon

Dalam siaran pers resmi tersebut dijelaskan bahwa para para prajurit Satgas Konga akan diberangkatkan ke Lebanon pada akhir Mei 2026.

Djamari mengingatkan para prajurit untuk tidak berhenti latihan dan meningkatkan kesiapsiagaan sebelum hari keberangkatan datang.

Dengan latihan yang keras, ia meyakini mental prajurit akan terbentuk sehingga semangat untuk menyukseskan misi perdamaian akan semakin kuat.

Djamari, juga akan membentuk sikap prajurit menjadi lebih disiplin. Dengan demikian, prajurit juga akan lebih disiplin dalam menerapkan standar keamanan dan keselamatan selama menjalankan tugas perdamaian.

Disiplin dalam menerapkan standar keamanan sangat penting dilakukan prajurit mengingat saat ini konflik di Timur Tengah tengah memanas dan eskalasinya terasa sampai Lebanon.

"Dengan latihan keras dan disiplin, prajurit kita dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pada saat tugas dilaksanakan dengan baik, di situlah muncul kebanggaan, kehormatan, promosi, dan apresiasi dari bangsa," katanya.

Ia berharap, latihan yang keras dan sikap disiplin yang dimiliki prajurit TNI bisa menyelamatkan nyawa seluruh prajurit sekaligus menyukseskan misi perdamaian di Lebanon.

"Jangan sekali-kali lengah. Ketidakpatuhan bukan hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga pada nama baik bangsa," ungkapnya. (*)

Baca Artikel Asli