Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Sal Priadi Rilis 'Kepala, Pundak, Kerja Lagi', Lagu Reflektif OST Film 'Monster Pabrik Rambut'

Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026

MerahPutih.com - Original soundtrack (OST) film Monster Pabrik Rambut berjudul Kepala, Pundak, Kerja Lagi resmi dirilis pada 29 April 2026 dan dibawakan oleh Sal Priadi.

Kehadiran lagu ini menjadi bagian penting dalam membangun suasana film, sekaligus memperkuat narasi yang diangkat melalui pendekatan musikal yang khas.

Lirik Kepala, Pundak, Kerja Lagi ditulis langsung oleh Sal Priadi, dengan gaya penulisan yang reflektif dan dekat dengan realitas sehari-hari.

Dalam proses penggarapannya, ia bekerja sama dengan Attila Syah yang berperan sebagai produser sekaligus arranger.

Kolaborasi keduanya menghasilkan komposisi yang terasa utuh—menggabungkan kekuatan lirik dengan aransemen musik yang mendukung emosi cerita.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Malang Suantai Sayang' dari Sal Priadi Ceritakan Tentang Kampung Halamannya

'Ada Titik-Titik di Ujung Doa' kembali Puncaki Spotify Indonesia, Sal Priadi Siap Menuju Album Ketiga

Secara keseluruhan, lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap film, tetapi juga berdiri sebagai karya yang mampu dinikmati secara mandiri.

Dengan pendekatan yang personal dan produksi yang matang, Kepala, Pundak, Kerja Lagi menghadirkan pengalaman mendengarkan yang relevan sekaligus menggugah bagi para pendengarnya.

Lirik Kepala, Pundak, Kerja Lagi - Sal Priadi

Kepala, pundak, kerja lagi, lagi, lagi

Lidah dan mulut umbar janji, janji, janji

Perutmu pasti akan kenyang dan terisi

Tapi kalau tak menurut, kau disingkirkan ke tepi

Tapi kalau tak menurut, kau disingkirkan ke tepi

Ditimang cara makmur dan berkecukupan

Janji-janji hidup yang lebih gemilang

Meski banyak tanda seru dan peringatan

Kepala, pundak, kerja lagi, lagi, lagi

Lidah dan mulut umbar janji, janji, janji

Lumbung berlimpah 'kan terjadi, 'kan terjadi

Tapi kalau tak menurut, kau disingkirkan ke tepi

Harap seberkas cahaya

'Tuk lepas dari belenggu

Cekik, cengkeram penuh geram

Bayang-bayang hitam

Bebas, bebas, aku ingin bebas

Lepas, lepas, di langit yang luas

Dan menari-nari, aku ingin bebas

Bebas, bebas, aku ingin bebas

Lepas, lepas, di langit yang luas

Dan menari-nari, aku ingin bebas

Aku ingin bebas

Aku ingin bebas

Aku ingin bebas

Aku ingin bebas

Kepala, pundak, kerja lagi, lagi, lagi

Lidah dan mulut umbar janji, janji, janji

Lumbung berlimpah 'kan terjadi, 'kan terjadi

Tapi kalau tak menurut, lenyap tak berbekas nanti

Kalau kau tak menurut, lenyap tak berbekas nanti

Atau mau menurut 'tuk jaya Raga Abadi

(far)

Baca Artikel Asli