Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

RS Polri Miliki 31 Sampel DNA Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 September 2021

Merahputih.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terus menerima kedatangan pihak keluarga yang datang untuk menyerahkan sejumlah data korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Hingga Kamis (9/9) siang, tercatat 35 pihak keluarga telah memberikan data tersebut ke posko ante mortem RS Polri.

Baca Juga

Keluarga Korban Menilai Ada Hal yang tak Wajar dari Kebakaran Lapas Tangerang

"Tim telah mengumpulkan dan menerima 41 kantong jenazah di RS Polri. Kemudian, 35 keluarga telah datang ke posko ante mortem untuk memberikan datanya dan terkini tim telah memiliki 31 sampel DNA," ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers di RS Polri, Kamis (9/9).

Menurut Rusdi, keluarga para napi antusias menyerahkan data keluarganya untuk membantu proses identifikasi. "Ini jelas sangat berguna untuk proses identifikasi dari para jenazah yang ada oleh tim sekarang ini," terangnya.

Petugas Kepolisian membawa kantung jenazah berisi korban Kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang untuk dikirim ke RS POLRI Kramat Jati di RSUD Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu, (8/9/2021). Sebanyak 41 jenazah menjadi korban kebakaran yang melanda Blok C2 Lapas Klas 1 Tangerang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Direktur Binapilatkepro Ditjen PAS Kemenkumham, Turman Hutapea memohon kepada pihak keluarga untuk melengkapi data-data korban untuk memudahkan proses identifikasi. Sehingga jenazah dapat segera diterima keluarga dan dikebumikan.

"Kami harapkan dapat mempermudah identifikasi yang dimaksud," ujar Turman.

Baca Juga

Komandan Jaga Lapas Tangerang dan Sejumlah Anak Buahnya Diperiksa Polisi

Diberitakan sebelumnya, tim DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi salah satu jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Identifikasi melalui sampel DNA dan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Satu jenazah tersebut teridentifikasi dengan nama Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue (43). (Knu)

Baca Artikel Asli