Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Romanssa Rilis EP Perdana 'Penulis Lagu', Angkat Kisah Persahabatan dan Perjalanan Musik

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026

MerahPutih.com - Setelah lebih dulu memperkenalkan diri melalui sejumlah single, Romanssa akhirnya resmi merilis EP perdana bertajuk Penulis Lagu.

Mini album ini berisi enam trek yang menjadi ruang bagi para personel untuk menuangkan berbagai cerita personal yang telah mereka bawa jauh sebelum Romanssa terbentuk sebagai sebuah band.

Bagi Romanssa, EP ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan dokumentasi perjalanan hidup yang dipenuhi pengalaman, kegelisahan, dan dinamika yang mereka alami selama bertahun-tahun.

Keragaman pengalaman tersebut membuat setiap lagu dalam EP ini memiliki tema dan warna yang berbeda.

Drummer Romanssa, Bounty Ramdhan, menyebut EP ini sebagai refleksi perjalanan emosional mereka sebagai musisi.

"Ini keluh kesah, soundtrack hidup kami, banyak yang terjadi. Makanya di EP ini beragam tema lagunya," Drummer Romanssa, Bounty Ramdhan.

Terbentuk dari Persahabatan Panjang

Meski Romanssa tergolong band yang masih sangat muda, proses lahirnya EP ini terbilang cepat.

Band yang resmi terbentuk pada September 2025 itu berhasil merampungkan dan merilis Penulis Lagu pada Juni 2026, hanya dalam waktu sekitar tujuh bulan.

Namun, menurut para personelnya, kecepatan tersebut bukan karena proses yang terburu-buru, melainkan karena fondasi pertemanan yang sudah terbangun jauh sebelumnya.

"Romanssa itu mungkin secara umur band-nya terbilang baru banget, baru berapa bulan, tapi untuk terbentuk menjadi sebuah band ini butuh five years in the making aja gitu. Jadi kami memang sefrekuensi dan enak untuk tek-tokan dan berkarya," kata Bounty.

Baca juga:

Stereowall Rilis Single 'Antara', Kisah Berdamai dengan Kehilangan dan Kenyataan Hidup

Kedekatan para personel tidak hanya terlihat saat bermusik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Bassist Romanssa, Alex, menyebut mereka hampir selalu berkomunikasi setiap hari, bahkan di luar urusan musik.

"Kalo ngomongin soal pertemanan, kami dari bangun tidur sampai sore tuh hampir setiap hari teleponan, dan nggak cuma bahas musik. Dari ngomongin film hingga game. Kita nyebutnya itu 'ngantor'," ungkapnya.

Formasi Romanssa terdiri dari Bounty (drum), Joe (gitar), Bonar (gitar), Alex (bass), dan Ochin (vokal). Mereka merasa terhubung bukan hanya karena kesamaan musikalitas, tetapi juga karena pengalaman dan perjuangan yang sama sebagai musisi independen.

Lagu 'Penulis Lagu' Jadi Representasi Perjalanan

Semangat tersebut terangkum dalam lagu “Penulis Lagu”, yang menjadi salah satu trek paling personal di EP ini. Lagu itu merefleksikan perjuangan mereka bertahan di industri musik melalui karya-karya yang mereka ciptakan sendiri.

"Kayaknya ini represent dari kami semua. Kami bisa survive dengan menulis lagu, meski tidak pernah membuat sesuatu yang viral tapi somehow kita masih bisa bertahan di musik dan memainkan karya kami sendiri," ujar Ochin.

Baca juga:

Hermione Tuangkan Kegelisahan dan Harapan dalam Album Perdana 'Trying My Best But It’s Not The Best That I Could Give'

Sementara itu, Romanssa juga menyoroti lagu Selesai. sebagai fokus utama dalam perilisan EP ini. Lagu tersebut menghadirkan kolaborasi dengan sahabat mereka, Dennis Ferdinand.

Menurut Ochin, lagu tersebut menggambarkan keputusan untuk mengakhiri hubungan yang sudah kehilangan fondasi utama.

"Selesai. menggambarkan sebuah keinginan untuk menyudahi suatu ikatan dikarenakan sudah tidak adanya lagi koneksi juga usaha yang sama dalam sebuah hubungan. Maka selesai merupakan keputusan yang paling tepat dibandingkan lebih banyak waktu lagi yang terbuang sia-sia,” jelasnya.

Melalui EP Penulis Lagu, Romanssa tidak hanya merayakan persahabatan yang telah terjalin lama, tetapi juga mengeksplorasi sisi musikal yang berbeda dari proyek sebelumnya.

Jika di band lain para personelnya dikenal dengan karakter musik yang lebih keras dan penuh distorsi, kali ini Romanssa memilih pendekatan yang lebih sederhana, jujur, dan lugas dalam menyampaikan cerita kepada pendengar. (Far)

Baca Artikel Asli