Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Remake Murder on The Orient Express, Kembali Mempermasalahkan Kumis

P Suryo R - Kamis, 09 November 2017

SEWAKTU pertama kali dibuat, pengarang novel ini Agatha Christie masih hidup. Ia mengkritik kumis tokoh sentral film ini, Hercule Poirot, pada sutradara Albert Finney yang tak sesuai gambarannya. Film Murder on the Orient Express pertama kali dibuat di tahun 1974.

Remakenya tokoh detektif Hercule Poirot kembali dikritik oleh para penggemar novel Agatha Chrsitie. Mereka mengatakan bahwa sutradara Kenneth Branagh, membuat tokoh utamanya konyol. Kumisnya yang mbaplang seperti itu bukanlah gambaran dari novelnya.

Kenneth Branagh yang berperan sebagai Hercule Poirot dan sutradara ini memasukan nama-nama besar dalam produksinya. Seperti Penélope Cruz, Johnny Depp, Willem Dafoe, Judi Dench, Adam Garcia dan Michelle Pfeiffer.

Tadinya Branagh memasukan Angelina Jolie untuk memerankan Mrs. Hubbard yang kemudian dihilangkan. Begitu juga Chalize Theron yang kemudian digantikan oleh Michelle Pfeiffer.

Penggantian juga dilakukan Kenneth pada karakter yang dibawakan oleh Cruz yang seharus Greta Ohlsson, yang berlatarbelakang Swedia. Tentunya tidak sesuai dengan Cruz yang berlatarbelakang hispanik. Akhirnya Cruz diberi karakter Pilar Estravados karakter yang sebenarnya ada pada novel Agatha Christie lainnya Christmas (1938) yang masih memasang tokoh detektif Hercule Poirot.

Rencananya film remake Murder on the Orient Express akan diputar pada 10 November. (psr)

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT