Merahputih.com - Gemuruh ribuan penonton baru saja membahana, memenuhi seisi ruang stadion begitu peluit awal pertandingan berbunyi. Di atas lapangan hijau, beberapa pemain bahkan belum sempat memeras keringat atau menyentuh bola kedua.
Namun, papan skor sudah berubah, mengejutkan pencinta sepak bola lewat gol tercepat Piala Dunia tercipta bahkan sebelum laga berjalan satu menit.
Baca juga:
Grup Paling Lemah di Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta
Momen krusial berdurasi kilat ini tercatat berkali-kali mengubah dinamika permainan, sekaligus meruntuhkan mentalitas tim lawan sejak detik pertama. Statistik resmi FIFA mengabadikan momen magis tersebut sebagai torehan tinta emas tak terlupakan sepanjang sejarah turnamen jagat raya.
Dominasi Hakan Sukur dan Rekor Belasan Detik
Legenda sepak bola Turki, Hakan Sukur, memegang takhta tertinggi dalam urusan membobol gawang lawan secepat kilat. Sosok tajam tersebut mengoyak jala Korea Selatan hanya dalam waktu 11 detik pada perebutan juara ketiga edisi tahun 2002.
Rekor bombastis ini menumbangkan catatan milik Vaclav Masek saat membela Cekoslowakia melawan Meksiko tahun 1962 silam.
Satu abad ke belakang, Jerman juga menempatkan nama Ernest Lehner melalui torehan 25 detik ke gawang Austria pada tahun 1934. Kejutan serupa menimpa Prancis ketika penggawa Inggris, Bryan Robson, mencetak gol 28 detik pada edisi Piala Dunia 1982 di Spanyol.
Rincian Pencetak Gol Kilat Menit Pertama
Baca juga:
Grup 'Neraka' di Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Siapa Paling Semenjana?
Persaingan ketat pengisi daftar pencetak gol kilat ini menunjukkan variasi waktu sangat tipis antar-pemain lintas generasi. Berikut rincian lengkap sejarah pembobolan gawang di bawah satu menit dalam gelaran Piala Dunia:
-
11 Detik: Hakan Sukur (Turki vs Korea Selatan, 2002)
-
15 Detik: Vaclav Masek (Cekoslowakia vs Meksiko, 1962)
-
25 Detik: Ernest Lehner (Jerman vs Austria, 1934)
-
28 Detik: Bryan Robson (Inggris vs Prancis, 1982)
-
30 Detik: Clint Dempsey (Amerika Serikat vs Ghana, 2014)
-
31 Detik: Bernard Lacombe (Prancis vs Italia, 1978)
-
35 Detik: Arne Nyberg (Swedia vs Hungaria, 1938) & Emile Veinante (Prancis vs Belgia, 1938)
-
50 Detik: Pak Seung-zin (Korea Utara vs Portugal, 1966), Florian Albert (Hungaria vs Belgia, 1962), & Adalbert Desu (Romania vs Peru, 1930)
-
52 Detik: Celso Ayala (Paraguay vs Nigeria, 1998)
-
55 Detik: Zanka (Denmark vs Kroasia, 2018)