Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fashion

Ramadan Rhapsody 2026 Raup Rp 1,1 Miliar, Bukti Modest Fashion Tetap Tangguh

Ananda Dimas Prasetya - Senin, 30 Maret 2026

MerahPutih.com - Gelaran Ramadan Rhapsody 2026 resmi berakhir dengan capaian positif setelah berlangsung lebih dari satu bulan di Pakuwon Mall Bekasi.

Acara yang digelar pada 4–29 Maret 2026 di area Main Atrium, Ground Floor tersebut menjadi bukti bahwa ekosistem modest fashion masih mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Kolaborasi antara Fashion Rhapsody, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia, dan Pakuwon Mall Bekasi berhasil menarik antusiasme tinggi dari pengunjung.

Selama penyelenggaraan, area acara dipadati masyarakat yang tidak hanya mengapresiasi karya, tetapi juga aktif berbelanja berbagai produk—mulai dari busana muslim rancangan desainer dan UMKM lokal, aksesori, hingga kosmetik serta kebutuhan Lebaran lainnya.

Baca juga:

Ramadan Rhapsody 2026 Rayakan Mode, Seni, dan Kebersamaan di Bulan Suci

Tingginya minat tersebut turut mendorong capaian omzet yang signifikan. Meski tidak melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya, Ramadan Rhapsody 2026 tetap mencatatkan total transaksi hingga Rp1,1 miliar.

"Alhamdulillah, penyelenggaraan Ramadan Rhapsody 2026 berhasil mendatangkan omzet sebesar 1,1 Miliar sehingga membuat industri kreatif pada sektor fashion optimistis menyambut tahun berikutnya. Sampai jumpa di gelaran Ramadan Rhapsody 2027,” ujar Leny Rafael selaku Ketua Ramadan Rhapsody 2026.

Capaian ini semakin memperkuat posisi Ramadan Rhapsody sebagai salah satu pusat tren modest fashion di kawasan Bekasi, sekaligus menegaskan bahwa industri kreatif—khususnya sektor fashion—tetap menjadi pilar penting dalam menopang perekonomian.

Senada dengan hal tersebut, Ketua APPMI DKI Jakarta, Dana Duriyatna, mengungkapkan adanya peningkatan penjualan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Peningkatan terjadi sekitar 30% dari tahun lalu. Penjualan terbanyak tentu saja busana dan barang keperluan untuk hari raya lebaran termasuk aksesoris dan kosmetik. Pada busana muslim di tahun ini, tampaknya tunik serta warna butter yellow menjadi incaran konsumen,” ujarnya.

Baca juga:

Denim Modest Wear Jadi Tren Bukber, Koleksi Khanza Maryam Curi Perhatian di Ramadan Rhapsody 2026

Meski demikian, Dana menyebut capaian omzet tahun ini belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Hal itu dipengaruhi kondisi ekonomi yang melambat, baik secara nasional maupun global. Namun, ia menilai pasar fashion—khususnya busana muslim—masih memiliki potensi besar.

Pandangan serupa disampaikan Septi Herlina selaku Vice President Business Consumer Bank Central Asia.

“Kami sadar jika masyarakat sedang berhati-hati dalam pengeluaran, meski bukan berarti mengurungkan niat membeli barang kebutuhan lebaran. Apalagi membeli produk berkualitas dari para desainer dan UMKM lokal sehingga kehadiran kami penting sekali untuk membantu memudahkan transaksi agar industri kreatif khusunya fashion terus berkembang,” kata Septi.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Ramadan Rhapsody mengusung tema “Sanctuary of Ramadan”. Ketua Fashion Rhapsody, Ariy Arka, menjelaskan bahwa tema tersebut merepresentasikan ruang refleksi dan pembaruan diri selama bulan suci.

"Sanctuary of Ramadan dapat pula dimaknai sebagai ruang suci dengan iman, seni, dan kebersamaan saling berkelindan di dalamnya," pungkas Ariy. (Far)

Baca Artikel Asli