Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Rafael Struick Terlupakan Timnas Indonesia? Begini Sikapnya Setelah Lebih Setahun Tanpa Garuda Calling

Frengky Aruan - 2 jam, 8 menit lalu

MerahPutih.com - Penyerang Dewa United Banten FC, Rafael Struick, sudah lebih dari setahun tidak mendapat panggilan atau Garuda Calling Timnas Indonesia senior. Peluang kembali ke skuad Garuda belum terlihat, namun pemain berusia 23 tahun itu menegaskan tetap bekerja keras dan tidak menyerah.

Rafa terakhir kali masuk daftar panggilan timnas senior untuk dua laga terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang pada Juni 2025. Namun, penampilan terakhirnya bersama Garuda terjadi saat menghadapi Australia pada Maret 2025, ketika Indonesia kalah telak 1-5.

Setelah turun melawan Australia, Rafa hanya menjadi pemain cadangan dalam tiga pertandingan melawan Bahrain, China, dan Jepang.

Baca juga:

Timnas Indonesia Dibayangi Krisis Lawan! Yordania Belum Pasti, Kuwait Pilih Negara Lain

Pergantian pelatih hingga kedatangan John Herdman pada awal 2026 juga belum membuatnya kembali mendapatkan kesempatan di timnas senior.

Sejujurnya, saya tidak berharap apa-apa. Saya hanya berusaha untuk terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan saya di Dewa,

kata Rafa di Jakarta, Rabu dikutip dari Antara.

Meski lama absen dari timnas senior, Rafa masih beberapa kali memperkuat tim nasional kelompok umur U-23 dan U-22. Kini, ia memilih membuktikan kualitasnya melalui penampilan bersama Dewa United.

Sepanjang musim ini, Rafa selalu tampil dalam tujuh pertandingan Super League, dengan lima di antaranya sebagai starter. Ia telah menyumbangkan satu gol dan satu assist untuk membantu Dewa United menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan 14 poin, terpaut empat angka dari Persija Jakarta.

Baca juga:

Bukan Timnas Indonesia, Kuwait Pilih Honduras untuk FIFA Matchday November 2026

Rafa pun berharap konsistensinya bersama klub dapat menarik perhatian pelatih timnas. Ia memastikan siap kembali mengenakan seragam Merah Putih jika mendapat kesempatan.

Semoga performa dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih dapat menyadarinya. Saya selalu siap jika dipanggil,

ujarnya.
Baca Artikel Asli