MerahPutih.com - Arema FC bikin kejutan dengan mengalahkan Dewa United Banten FC 4-0 pada pekan ketujuh Super League 2026/27 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (25/10). Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi titik kebangkitan Singo Edan setelah lima pertandingan beruntun tanpa kemenangan.
Hasil gemilang tersebut juga menjadi awal positif bagi Andre Caldas yang baru dipercaya sebagai pelatih interim setelah berakhirnya masa kepelatihan Marcos Santos. Menariknya, pelatih asal Brasil itu hanya memiliki waktu dua hari untuk mempersiapkan tim menghadapi Dewa United, salah satu pesaing papan atas.
Alih-alih merombak permainan secara besar-besaran, Caldas memilih membangkitkan kepercayaan diri para pemain. Pendekatan itu terbukti efektif ketika Arema tampil tajam di lini depan sekaligus solid dalam bertahan.
Baca juga:
Rekor Dewa United Terhenti di Markas Arema FC, Osmar Loss Siapkan Misi Kebangkitan
Menurut saya, kami menjalani pertandingan yang sangat baik. Sebelum laga dimulai, saya sempat berbicara yang perlu kami lakukan hanyalah membuat para pemain percaya pada diri pemain sendiri serta membiarkan bermain,
kata Caldas.
Ia menegaskan bahwa tim tetap memiliki strategi dan rencana permainan untuk menghadapi berbagai situasi sepanjang pertandingan.
Arema mencetak empat gol melalui brace Morais Careca serta masing-masing satu gol dari Samuel Otusanya dan Julian Guevara. Selain produktif, Singo Edan juga berhasil menjaga gawangnya tetap bersih hingga peluit akhir.
Andre Caldas Tekankan Kerja Sama Tim
Bagi Caldas, kemenangan telak tersebut bukan semata-mata soal tiga poin. Hasil itu menjadi bukti kerja keras seluruh pemain yang berusaha membawa Arema keluar dari tekanan setelah serangkaian hasil mengecewakan.
Pelatih berusia 38 tahun itu menegaskan setiap pemain memiliki kesempatan untuk berkontribusi, terlepas dari berapa lama mereka berada di lapangan.
Saya sudah sampaikan kepada mereka bahwa setiap pemain akan mendapatkan kesempatan. Jika Anda turun bermain selama lima menit, berikan yang terbaik. Jika 20 menit, berikan yang terbaik,
ujar Caldas.
"Jika 90 menit, berikan yang terbaik. Mereka semua melakukannya sebagai satu tim, sebagai satu kesatuan dan skor 4-0 itu adalah buah dari kerja keras tersebut," sambungnya.
Baca juga:
Kemenangan di Kanjuruhan juga menjadi suntikan semangat bagi Aremania yang sebelumnya harus menyaksikan tim kesayangannya kesulitan meraih hasil maksimal.
Meski demikian, Caldas menyadari satu kemenangan belum cukup untuk menjawab seluruh persoalan Arema. Konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar kebangkitan ini tidak berhenti sebagai hasil sesaat.
"Kami akan terus bekerja lebih keras lagi ini baru permulaan. Saya sangat senang karena mereka layak mendapatkannya, begitu pula Aremania. Jadi kami sangat bahagia," pungkasnya.