MerahPutih.com - Menjelang puncak arus balik Lebaran gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal tahap pertama.
Rekayasa lalu lintas itu dimulai dari KM 188 Tol Cipali dan KM 263 Tol Pejagan menuju arah Jakarta. Kebijakan tol satu arah ini diambil untuk mempercepat pergerakan kendaraan dari arah Trans Jawa menuju Jakarta.
Baca juga:
42% Pemudik Belum Kembali, Mulai Bergerak Serbu Jakarta di Puncak Arus Balik Gelombang Dua
“Kemungkinan Jumat akan dilakukan rekayasa one way lokal tahap pertama, mungkin dari KM 188 Tol Cipali atau KM 263 Tol Pejagan. Keputusan akan ditentukan dengan tujuan mempercepat arus balik dari Trans Jawa menuju Jakarta,” kata Kepala Korlantas (Kakorlantas), Irjen Agus Suryonugroho di Kantor Jasa Marga KM 70 Tol Cikampek Utama, Karawang, Jumat dini hari.
Potensi One Way Lanjutan KM 414 Tol Kalikangkung
Agus menambahkan, jika arus kendaraan dari wilayah Jawa Timur, Yogyakarta, Solo Raya, dan Semarang masih tinggi, maka tidak menutup kemungkinan akan diberlakukan one way lanjutan dari KM 414 Tol Kalikangkung.
“Kami akan melihat dinamika di lapangan. Jika arus masih tinggi, rekayasa tambahan akan segera diberlakukan untuk memastikan kelancaran,” imbuh Kakorlantas.
Baca juga:
Masih Ada Puncak Arus Balik Gelombang 2, Kakorlantas Tutup Operasi Ketupat 2026
42% Kendaraan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
Irjen Agus mengakui pergerakan masyarakat masih cukup tinggi di daerah asal, sehingga potensi lonjakan arus balik lanjutan diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.
Data Korlantas mencatat masih 42 persen kendaraan pemudik yang belum kembali ke Jakarta per Kamis (26/3) malam. Jumlah ini diperkirakan akan menyerbu Jakarta pada puncak arus balik gelombang dua 28-29 Maret 2026
“Saat ini masih aglomerasi kegiatan di kampung halaman yang dimungkinkan nanti pada tanggal 29 Maret itu ada puncak balik yang kedua. Ini kami sudah siap,” tandas jenderal polisi bintang dua itu. (*)