MerahPutih.com - PT Angkasa Pura I menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Solo untuk mencegah penyelundupan narkoba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah.
Kerjasama tersebut meliputi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.
Baca Juga
Semarang Dilanda Cuaca Buruk, 2 Pesawat Landing di Bandara Adi Soemarmo Solo
"Kami berkomitmen memberantas narkoba di kawasan bandara. Jangan sampai ada penyelundupan di bandara," ujar General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Yani Ajat Hermawan Rabu (10/2).
Upaya yang dilakukan dengan mencegah peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang khususnya yang melalui Bandara Adi Soemarmo.
Ia mengatakan Bandara Adi Soemarmo merupakan pintu utama keluar masuk Solo. Banyak orang luar negeri yang datang di bandara sebelum pandemi. Dengan kondisi tersebut keberadaan bandara sangat rawan dijadikan sasaran penyelundupan.
"Kami berharap kerjasama dengan BNNK Solo ini Bandara Adi Sumarmo aman peredaran narkoba," katanya.
Ia menambahkan sepanjang 2020 lalu tidak ada temuan kasus penyelundupan narkoba di Bandara Adi Soemarmo. Prestasi baik itu akan dipertahankan dengan kerjasama bersama BNNK Solo
Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK), AKBP Triatmo Hamardiyono mengatakan, Bandara Adi Soemarmo merupakan pintu utama orang yang masuk dan keluar wilayah Soloraya.
Maka dari itu, sangat diperlukan adanya kegiatan interdiksi untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang atau Narkoba.
"Agar dapat mewujudkan program pencegahan peredaran narkotika ini dibutuhkan sinergisitas antara BNNK Solo dengan PT. Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Adi Soemarmo," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga
Merapi Muntahkan Abu Vulkanik, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Normal