Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PSI Laporkan Spanduk Abal-Abal 'Hargai Hak-Hak LGBT' ke Bawaslu DKI

Wisnu Cipto - Kamis, 31 Januari 2019

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaporkan pemasangan spanduk dukungan terhadap LGBT yang mengatasnamakan partainya ke Bawaslu DKI. Spanduk yang dipermasalahkan PSI bertuliskan "Hargai Hak-hak LGBT".

"Hari ini kami ke Bawaslu DKI Jakarta untuk melaporkan spanduk abal-abal yang mengatasnamakan PSI, kami dari PSI baik DPP maupun DPW itu tidak pernah mencetak apalagi memasang spanduk yang dituduhkan kepada kami," kata Juru Bicara PSI Bidang Hukum, Rian Ernest, Kamis (31/1).

Menurut Rian, pemasangan spanduk itu adalah operasi terstruktur karena tersebar di beberapa tempat dan diviralnya di sejumlah grup WhatsApp.

"Kita hari ini hanya datang saja, bahwa ini spanduk spanduk liar. Kalau posisi itu silakan tanya ke DPP. Yang pasti kita yakin ini adalah produk dari orang yg tidak suka dengan PSI yang berani melawan korupsi dan intoleransi," tutur dia, dilansir Antara.

PSI Grace
Ketua PSI Grace Natalie bersama kader PSI di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/9). (MP/Asropih)

Jubir PSI itu juga menambahkan dalam pelaporan ini tidak dilengkapi dengan terlapor karena pelakunya masih misterius. PSI juga tidak mau memicu masalah dengan asal menuduh pihak lain sebagai pelakunya.

"Memang harusnya ada pihak terlapor. Hanya saja kita enggak tahu. Nanti kalau kita balas menuduh jadinya fitnah baru atau hoaks baru. Jadi kita juga tidak berspekulasi, kita hanya laporkan saja karena kita tidak punya sumber daya buat memeriksanya," tandas Rian.

PSI membawa sejumlah barang bukti berupa spanduk dan foto-foto spanduk yang beredar di tiga wilayah di Jakarta yakni Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat.

Spanduk PSI bertuliskan "Hargai Hak-hak LGBT" dengan foto Ketua Umum Grace Natalie dan Sekjen Raja Juli Antoni ditemukan terpasang di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Abdul Syafei, Tebet, tetapi kini sudah dicopot karena dianggap telah meresahkan warga. (*)

Baca Artikel Asli