MerahPutih.com - Pemerintah memulai pemulangan Jemaah haji secara bergelomban. Pelepasan pertama dilakukan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (31/5) malam.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, melepas kepulangan perdana jemaah haji Indonesia ke Tanah Air.
Ia menyapa, berdialog, dan menyalami sejumlah jemaah yang bersiap kembali ke Indonesia setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
“Kami dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan doa dan harapan agar bapak dan ibu sekalian selamat dalam perjalanan hingga tiba di Indonesia,” ujar Menhaj dalam keterangannya dikutip Senin (1/6).
Menhaj mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia menjadi haji yang mabrur dan menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat layanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan jemaah.
“Ada layanan yang terlambat, kasur yang kurang empuk, atau tenda yang terasa sesak. Semua itu menjadi bagian dari kekurangan yang kami mohonkan maaf sebesar-besarnya,” sambungnya.
Menhaj mengalungkan syal secara simbolis kepada perwakilan jemaah yang akan kembali ke Tanah Air.
Momen tersebut disambut hangat jemaah. Sejumlah jemaah juga tampak antusias bersalaman dan berfoto bersama Menhaj sebelum memasuki area keberangkatan.
Pelepasan kepulangan kloter pertama ini menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi ke Tanah Air. Pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air akan mulai berlangsung pada 1 Juni hingga 30 Juni 2026 secara bertahap.
“Jemaah kami imbau untuk tetap menjaga kesehatan, cukup beristirahat, dan mengikuti arahan petugas. Mulai 1 Juni, proses kepulangan jemaah ke Tanah Air akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni,” lanjutnya.
Kemenhaj akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tahapan layanan sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan haji berikutnya.
"Pengalaman tahun ini menunjukkan bahwa persiapan lebih awal memberikan dampak besar terhadap keteraturan, kualitas layanan, dan kesiapan seluruh unsur penyelenggara," katanya. (Knu)