Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Profil Suroso Isnandar, Direktur Utama Baru PLN yang Bergelar Doktor ITB

Yusuf Abdillah - 1 jam, 54 menit lalu

Merahputih.com - Suroso Isnandar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (14/10).

Sebelum dipercaya memimpin perusahaan listrik negara tersebut, Suroso menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.

Penunjukan ini menandai babak baru dalam perjalanan karier Suroso yang telah lama berkecimpung di sektor ketenagalistrikan.

Ia memiliki pengalaman di sejumlah bidang strategis, mulai dari pengelolaan pembangkit dan sistem tenaga listrik hingga transformasi digital perusahaan.

Karier di PLN

Suroso pernah menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi pada 2019-2021. Setelah itu, ia dipercaya memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali pada 2021-2022.

Kariernya berlanjut di kantor pusat PLN. Pada 2022-2023, Suroso menjabat sebagai Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam pengelolaan sistem kelistrikan sekaligus pengembangan teknologi di lingkungan perusahaan.

Pada 18 Juni 2025, Suroso diangkat menjadi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.

Sebelum ditunjuk sebagai direktur utama, ia menangani bidang yang berkaitan dengan proyek dan pengembangan energi baru terbarukan.

Profil dan Pendidikan Suroso Isnandar

Suroso Isnandar lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971. Ia memiliki latar belakang pendidikan teknik elektro dengan spesialisasi sistem tenaga listrik.

Pendidikan sarjananya ditempuh di Institut Teknologi Bandung (ITB). Suroso meraih gelar Sarjana Teknik bidang Power System Engineering pada 1994.

Ia kemudian melanjutkan studi ke University of Abertay dan memperoleh gelar Master of Science di bidang Power System Engineering and Management pada 1999.

Tak berhenti di jenjang magister, Suroso kembali menempuh pendidikan doktoral di ITB. Ia meraih gelar Doktor Teknik Elektro pada 2025.

Selain pengalaman teknis dan manajerial, Suroso juga disebut memiliki sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP), yang berkaitan dengan tata kelola dan manajemen risiko.

Baca Artikel Asli