Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Presiden Prancis Macron Disambut Ledakan di Suriah, 18 Orang Terluka Termasuk 4 Polisi

Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026

MerahPutih.com - Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Damaskus, Suriah, diwarnai insiden dua ledakan yang melukai 18 orang, termasuk empat petugas polisi, Selasa waktu setempat. Ledakan terjadi di pusat kota, tak jauh dari Kementerian Pariwisata dan Four Seasons Hotel.

Baca juga:

Ibu Negara Prancis Brigitte Macron Disebut Kena Gangguan Kecemasan karena Dituduh sebagai Laki-Laki

Kepala Kementerian Dalam Negeri Suriah, Anas Khattab, menuturkan empat korban harus menjalani operasi. Menurut dia, ledakan pertama terjadi pukul 10:15 pagi, disusul ledakan kedua delapan menit kemudian.

Sebagian besar korban adalah personel keamanan,

Kepala Kementerian Dalam Negeri Suriah, Anas Khattab, kepada media, dikutip Rabu (8/7).

Ledakan Terjadi Saat Dijinakkan

Kepada kantor berita Xinhua, saksi mata dari Kementerian Pariwisata mengatakan dua ledakan terdengar berdekatan dengan gedung kementerian dan hotel. Pasukan keamanan segera memblokade area untuk mencegah akses masuk.

Baca juga:

20 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja Suriah

Laporan awal menyebutkan satu alat peledak ditempatkan di dalam kendaraan yang diparkir, sementara satu lainnya berada di kontainer sampah di pinggir jalan. Dilansir Antara, pihak berwenang menyebut ledakan terjadi saat tim berusaha menjinakkan perangkat tersebut.

Kunjungan Macron Tetap Berlangsung

Saat insiden terjadi, iring-iringan kendaraan Macron berada sekitar 10 km dari lokasi ledakan. Media pemerintah Suriah, SANA, melaporkan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa tetap menyambut Macron di Istana Rakyat.

Baca juga:

Bukti Pengakuan Dunia, Akhirnya Bendera Baru Suriah Berkibar di Markas PBB

Pihak berwenang menegaskan tidak ada ancaman langsung terhadap kunjungan Macron, sehingga orang nomor satu di Prancis itu tetap melanjutkan rangkaian lawatannya di Suriah.

Kunjungan berlangsung sesuai jadwal, perimeter keamanan tetap terjaga,

Kepala Kementerian Dalam Negeri Suriah, Anas Khattab

(*)

Baca Artikel Asli