MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali meminta masyarakat, khususnya anak muda, menghentikan aksi tawuran.
Pernyataan itu disampaikan Pramono menanggapi aksi tawuran yang terjadi di Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.
"Saya sekali lagi nggak bosan-bosan meminta kepada siapapun yang melakukan tawuran itu untuk menghentikan tawuran di Jakarta," tegas Pramono di Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Baca juga:
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Dorong Anak Muda Salurkan Energi ke Kegiatan Positif
Pramono mengajak masyarakat untuk mengalihkan energi mereka ke berbagai kegiatan yang lebih positif dan produktif.
Karena itu, salah satu pendekatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta adalah menyediakan fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat, termasuk sarana olahraga.
Politikus PDI Perjuangan itu meyakini, penyediaan fasilitas publik dapat membantu membangun sekaligus mempererat kerukunan antarwarga.
"Contohnya yang kami bangunkan untuk skateboard, kemudian ring tinju, di tempat yang memang dulu tawurannya sering terjadi," ucapnya.
Baca juga:
Pemprov DKI Dalami Penyebab Tawuran di Koja
Pramono mengaku masih mendalami penyebab terjadinya aksi tawuran di wilayah Koja, Jakarta Utara.
Menurutnya, gesekan antarwarga sering kali dipicu oleh persoalan-persoalan kecil.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menyediakan fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat.
Berkaitan dengan tawuran, Pemerintah DKI Jakarta sekali lagi meminta untuk bener-bener bisa dihilangkan atau minimum dikurangi di Jakarta ini. Dan kami akan memberikan fasilitas untuk itu,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
(Asp)