MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mendorong sektor otomotif Indonesia agar mampu melahirkan 'national champion', seperti halnya industri otomotif di negara-negara maju.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar, melainkan harus bertransformasi menjadi produsen utama kendaraan yang mampu bersaing di tingkat global.
Ia membandingkan dengan keberhasilan negara lain yang telah memiliki merek otomotif kuat di pasar internasional, seperti Isuzu dan Hino Motors dari Jepang, serta Hyundai Motor Company dan Daewoo dari Korea Selatan.
“Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo. Saya berharap berapa tahun lagi kita akan melihat VKTR sebagai champion, salah satu champion dari Indonesia,” ujarnya saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4).
Baca juga:
Resmikan Pabrik VKTR di Magelang, Prabowo Soroti Masa Depan Kendaraan Listrik
Menurut Prabowo, langkah menuju ke arah tersebut tidak dapat dilepaskan dari strategi besar industrialisasi nasional. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diolah menjadi kekuatan industri nyata agar memberikan dampak ekonomi yang luas.
“Saya rasa industrialisasi adalah bagian akhir daripada suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa,” katanya.
Baca juga:
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memastikan pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan industri otomotif nasional, termasuk membantu pelaku usaha dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Saya terus akan memantau progres saudara. Kalau ada kesulitan-kesulitan, saudara punya banyak jalur. Sampaikan, kita akan selesaikan karena ini saya anggap suatu industri yang sangat penting,” ujarnya.
Lebih jauh, Prabowo mengungkapkan optimisme terhadap masa depan Indonesia yang dinilainya tengah memasuki fase kebangkitan besar.
“Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up. We will not be anymore the sleeping giant. We are rising,” kata Prabowo. (Pon)