Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Indonesiaku

Potret Perbedaan Jakarta Tempo Dulu dan Sekarang

Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 September 2019

JAKARTA menjadi kota dengan perkembangan tercepat di Indonesia. Tentunya banyak sekali perubahan yang terjadi. Mulai dari jaman Presiden Soekarno hingga Presiden Jokowi. Dulu, Jakarta disebut dengan nama Batavia. Kemudian berganti menjadi Djakarta. Saat ini disebut sebagai Jakarta.

Selain itu, Jakarta dulu sangatlah asri dan sangat nyaman. Namun kini Jakarta menjadi kota yang sangat padat. Salah satu pertimbangan pemindahan ibu kota negara ke daerah baru. Tentu kamu penasaran dengan perkembangan yang telah dilalui Jakarta tempo dulu hingga sekarang. Dilansir dari berbagai sumber. Berikut beberapa potret Jakarta, dari zaman dulu hingga sekarang.

Baca juga:

Andai Jakarta Tak Lagi Menjadi Ibu Kota, Bisakah?

1. Stasiun Jatinegara

Foto atas menunjukkan stasiun Jatinegara pada tahun 1900. Sedangkan Foto bawah dipotret pada tahun 2018. Dari kedua foto tersebut memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Mulai dari keramaian, dan kendaraan yang ada disana.

2. Museum Sejarah Kota Tua

Museum kota tua Jakarta sudah menjadi tujuan wisata sejak dahulu. Bangunan ini sudah berumur sangat tua. Jika pada hari sabtu dan minggu, museum ini sangat ramai oleh pengunjung. Mereka datang bersama keluarga maupun pasangan masing-masing. Foto atas diambil pada tahun 1926. Sedangkan foto bawah diambil tahun 2017.

3. Gedung Kesenian Jakarta

Memang dahulu bangunan Jakarta tidak ada yang diberi pagar. Karena mengikuti konsep seperti Eropa. Namun seiring berjalannya waktu satu persatu bangunan diberi batas. Foto atas dipotret pada tahun 1936. Sedangkan foto bawah tahun 2018.

4. Gedung Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri

Sayangnya jalan kosong bangunan ini dijadikan lahan parkir. Terutama pohon besar di latar foto atas sangat indah jika masih ada sampai saat ini. Namun pohon tersebut digantikan oleh gedung yang tinggi. Foto atas diambil pada tahun 1927. Foto bawah diambil tahun 2019.

5. Hotel Indonesia

Hotel ini diresmikan langsung oleh Presiden Soekarno. Bangunan hotel ini dirancang oleh orang Amerika Serikat. Memang seperti tidak ada perubahan pada bentuk gedung.

Namun dilihat dari jalannya, saat ini sangatlah ramai. Berbeda dengan jaman dulu yang belum terlalu ramai. Foto diatas diambil pada tahun 1968. Foto bawah diambil pada tahun 2019.

Baca juga:

4 Hal Ini Buat Proses Pemindahan Ibu Kota Berjalan Lancar

6. Tugu Selamat Datang

Terletak di bundaran HI. Tugu ini dibangun dalam rangka Asian Games yang keempat. Pembuatan patung ini memakan waktu kurang lebih satu tahun. Saat ini tugu selamat datang sangat ikonik bagi warga Jakarta.

Foto bagian kiri diambil pada tahun 1966. Sedangkan bagian kiri pada tahun 2017. Gedung yang ada di samping tugu selamat datang adalah wisma nusantara.

7. Pancoran

Mungkin kamu langsung melihat perbedaan yang sangat signifikan. Dulu pancoran tidak banyak bangunan du sekelilingnya. Namun saat ini banyak sekali bangunan yang berdiri di sekelilingnya. Bahkan sulit untuk melihat sutuhnya tugu pancoran. Foto atas diambil sekitar tahun 1965. Foto bawah diambil pada tahun 2017.

8. Monas

Monas didirikan untuk mengenang perjuangan Rakyat Indonesia melawan Hindia Belanda. Perbedaan Monas dulu dan sekarang adalah empat patung banteng di setiap sudutnya. Namun setelah Presiden Soekarno lengser, patung banteng tersebut di turunkan. Foto monas ini diambil pada tahun 1962.

9. Gedung Kementerian Keuangan

Memang tidak banyak perbedaan yang mencolok pada gedung ini. Mungkin hanya merenovasi beberapa titik. Selain itu ditambahkan pagar di sekelilingnya. Pohon yang ada juga berbeda dulu dan sekarang. Foto atas dipotret pada tahun 1922. Sedangkan foto bawah diambil pada tahun 2019.

10. Bundaran HI

Perbedaan paling mencolok adalah trotoar. Trotoar bundaran HI dulu sangat besar. Sehingga banyak anak-anak yang bisa bermain disana. Namun, saat ini trotoar disana sangatlah kecil. Foto atas diambil pada tahun 1975. Sedangkan foto kedua diambil pada tahun 2017. (ape)

Baca juga:

Tempat Wisata Malam yang Wajib Didatangi Para Pelancong Kota Jakarta

Baca Artikel Asli