Pj Teguh Sampaikan Harapan untuk Pemimpin Baru Jakarta

Rabu, 01 Januari 2025 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - PENJABAT (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menyampaikan harapannya untuk pemimpin baru Jakarta di masa depan. Pasangan Pramono Anung-Rano Karno menang dalam Pilkada Jakarta 2024 dan akan dilantik dalam waktu dekat ini.

Menurut Teguh, kolaborasi semua pihak penting dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi Jakarta, seperti kemacetan, banjir, dan masalah sosial lainnya.

"Pastinya masalah-masalah itu juga harus menjadi perhatian utama. Untuk gubernur di masa depan, gubernur dan wakil gubernur terpilih, ya pastinya masalah-masalah itu juga harus menjadi perhatian utama," kata Teguh di Jakarta, Selasa (31/12) malam.

Teguh mengatakan DKI Jakarta menjadi barometer dari pelaksanaan berbagai kebijakan yang juga akan dilihat daerah lain. Karena itu, masalah-masalah yang masih menjadi PR yang harus diselesaikan perlu mendapatkan perhatian utama.

Baca juga:

Siapkan Kerja 100 Hari Gubernur Jakarta, Pramono Anung Bakal Akomodasi Program Ridwan Kamil



"Apakah itu masalah kemacetan, masalah perumahan yang layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah, masalah kesehatan, pendidikan, tapi di DKI Jakarta juga ada masalah misalnya banjir," kata Teguh.

Selain itu, sambung Teguh, calon pemimpin Jakarta di masa depan juga harus mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah agar tidak menganggu daya beli masyarakat. Teguh juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi Jakarta, seperti masalah sanitasi lingkungan, kesehatan, dan pendidikan.

Teguh menegaskan, selama menjabat Pj Gubernur DKI Jakarta, ia telah berupaya menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Namun, untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, dibutuhkan kebijakan yang berkelanjutan dari para pemimpin di Jakarta.

Ia berharap berbagai yang telah dilakukan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa membantu dan memudahkan para pemimpin terpilih Jakarta nantinya dalam membangun Jakarta menjadi lebih baik.

"Pastinya untuk membangun satu daerah tidak seperti kita membalik telapak tangan, tidak mudah. Tidak cukup dua atau tiga bulan, tapi ini harus berkelanjutan," paparnya.(Asp)

Baca juga:

Jakarta Timur dan Selatan Sumbang Angka Kriminalitas Tertinggi Selama 2024

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan