Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Pesan dari Cokelat Jelang Pemilu 2019 Lewat Lagu "5 Menit, 5 Tahun"

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Februari 2019

BAND Cokelat merilis lagu terbaru untuk merayakan pesta demokrasi terbesar di Indonesia atau pemilihan umum yang berlangsung pada 17 April 2019.

Sebenarnya lagu 5 Bulan, 5 Tahun merupakan lagu recycle yang sudah dibuat sejak tahun 2004. Isi dan pesan yang ingin disampaikan lewat lagu ini masih tetap sama walaupun sudah berselang 15 tahun.

Cokelat ingin masyarakat Indonesia memanfaatkan hak pilihnya untuk Indonesia yang lebih baik. Yuk kita kenalan lebih jauh dengan lagu ini!

1. Tentang lagu 5 Menit, 5 Tahun

Pesan dari Cokelat Jelang Pemilu 2019 Lewat Lagu "5 Menit, 5 Tahun"
Lagu 5 Menit, 5 Tahun menyadarkan masyarakat untuk tidak golput (foto: Instagram@cokelat_band)


Band Cokelat baru saja merilis lagu berjudul 5 Menit, 5 Tahun pada 9 Februari lalu. Namun sebenarnya lagu ini dibuat ulang dari lagu lamanya pada 2009 dengan judul yang hampir sama yakni 5 Menit untuk 5 Tahun.

Inspirasi lagu ini berasal dari kesadaran Cokelat tentang Pemilu. "Dulu orang itu menghadapi Pemilu dengan ketakutan. Akhirnya menggunakan hak pilih itu benar-benar seperti kita dipaksa. Jadi suasananya dibikin mencekam," ujar bassist Cokelat Ronny Febry Nugroho.

Maka dari itu, Cokelat membuat sebuah anthem Pemilu yang menyenangkan. Agar masyarakat mengerti esensi dari "pesta" demokrasi ini. Lewat lagu 5 Menit, 5 Tahun ini band Cokelat ingin membuat semua orang menyambut Pemilu 2019 dengan senang hati, bukan dengan keadaan terpaksa.

Walaupun lagu ini dibuat ulang, nada dan liriknya masih sama seperti versi 2009. Kenapa tidak membuat lagu baru? Karena menurut Cokelat, isi dari lagu ini masih relevan untuk Pemilu tahun ini.

2. Aransemen Baru

Pesan dari Cokelat Jelang Pemilu 2019 Lewat Lagu "5 Menit, 5 Tahun"
Merubah aransemen lagu menjadi lebih energik. (foto: Youtube / Halo Entertainment Indonesia)


Seperti yang telah disampaikan di awal, lagu 5 Menit, 5 Tahun ini merupakan lagu recycle yang dibuat Cokelat. Namun, Cokelat juga sadar bahwa perlu ada perubahan aransemen dalam lagu ini agar semakin menarik untuk target pendengarnya yakni para beginner voters.

Maka dari itu, Cokelat mengemasnya dengan aransemen yang lebih energik, lebih update, dan pastinya dengan spirit baru agar sesuai dengan era sekarang. "Kalau kita rilis yang kemarin, mungkin akan terasa sangat kuno gitu," jelas Ronny.

Harapannya dengan substansi yang sama, namun dengan aransemen yang berbeda bisa semakin menyadarkan generasi muda untuk memanfaatkan hak pilihnya.

3. Lagu Tema untuk Pemilu?

Pesan dari Cokelat Jelang Pemilu 2019 Lewat Lagu "5 Menit, 5 Tahun"
Cokelat memberikan lagu ini kepada KPU secara gratis (foto: Instagra@cokelat_band)


Bagi Cokelat, Pemilu adalah sebuah pesta demokrasi yang harus dirayakan. "Kita ngajak bahwa inilah saatnya kita berpesta. Kebayang dong kita pesta setiap lima tahun sekali lo. Menghadapi pesta pora ini tuh harus kita hadapi dengan senang hati," kata Ronny.

Namun Cokelat merasa saat ini ada beberapa kekhawatiran terhadap kondisi Indonesia. Saat ini, banyak orang yang sudah tidak lagi percaya dengan sistem Pemilu dan NKRI. Sehingga banyak kelompok yang mau sistem ini berubah.

Nah ketakutan ini yang akhirnya membuat Cokelat berkarya lewat lagunya 5 Menit, 5 Tahun. Lagu ini jadi bukti kontribusi mereka untuk Indonesia.

Cokelat juga sudah memberikan lagu ini kepada KPU secara gratis lo. Harapannya, lagu 5 Menit, 5 Tahun bisa bermanfaat untuk meminimalisasi golput.

4. Pesan di Balik Lagu 5 Menit, 5 Tahun

Pesan dari Cokelat Jelang Pemilu 2019 Lewat Lagu "5 Menit, 5 Tahun"
Mengajak untuk menggunakan hak pilih di Pemilu 2019 (foto: Instagram@cokelat_band)


Kata kunci dan pesan utama yang mau disampaikan melalui lagu ini ada pada liriknya. "Dalam liriknya kan ditulis, 5 menit kita memilih, 5 tahun akan kita jalani," jelas Ronny.

Menurut Cokelat, enggak susah kok memberikan yang terbaik bagi bangsa. Masyarakat cuma butuh waktu lima menit untuk memilih di bilik suara dan menikmati lima tahun mendatang.

Apalagi kita sebagai masyarakat Indonesia punya hak untuk memilih tanpa dibatasi gender dan ras. Jadi kenapa tidak kita manfaatkan dengan baik?

Selain itu Ronny juga menambahkan bahwa menjelang Pemilu 2019 ini, semua orang harus berpikir dengan logika, nalar, dan pastinya hati. Caranya adalah dengan tidak golput dan mendukung siapapun nanti yang jadi presidennya.

Bagi Ronny sendiri, ia ingin Pemilu cepat selesai agar perbedaan pendapat dan perpecahan dua kubu ini akan cepat selesai dan kembali damai.

Itu dia fakta seputar lagu 5 Menit, 5 Tahun dari Cokelat. Kamu sudah bisa mendengarkan lagu ini di semua platform musik digital, atau kamu bisa langsung lihat video lirik untuk lagu tersebut di bawah ini:

(sam)

Baca Artikel Asli