Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pesan ADB Jika Indonesia Ingin Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Desember 2024

MerahPutih.com - Pemerintah mengungkapkan skenario yang dirancang pemerintah untuk membawa Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen, sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto. Target ambisius ini mengacu pada capaian Indonesia pada 1995, ketika pertumbuhan ekonomi pernah mencapai 8,2 persen.

Asian Development Bank (ADB) mengatakan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang menjadi target Pemerintahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, diperlukan untuk menjadikan Indonesia negara berpendapatan tinggi.

"Dan itu juga sejalan dengan upaya untuk menjadi negara berpendapatan tinggi pada tahun 2045, yang mana kami mendukung cita-cita ini,” kata Direktur ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga dalam konferensi pers di Kantor ADB, Jakarta, Kamis (12/12).

Jiro menuturkan upaya mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen juga harus sejalan dengan upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hijau dan mengatasi masalah perubahan iklim.

Baca juga:

Bertemu Para Pimpinan Perusahaan AS, Prabowo Yakin Mereka Percaya Potensi Ekonomi Indonesia

“Kami juga ingin proses pertumbuhan menjadi sesuatu yang tidak akan memberi banyak tekanan pada sisi iklim,” ujarnya.

Investasi hijau menjadi peluang yang baik bagi Indonesia dalam meningkatkan pertumbuhan. Selain itu, pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan investasi serta melakukan aksi iklim juga menjadi modal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pihaknya mendukung Indonesia untuk mencapai target tersebut agar keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun area potensial bagi ADB untuk berinvestasi antara lain di bidang produktivitas dan daya saing, pembangunan sumber daya manusia, pertumbuhan hijau dan mendorong upaya-upaya yang ramah lingkungan.

“Kami juga memantau situasi dengan saksama dan kemudian mencoba untuk siap, bersiap untuk memberikan dukungan jika diperlukan,” ujarnya. (*)

Baca Artikel Asli