TANTRUM - Perusahaan BUMN Pertamina kembali naikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite kembali naik.
Berdasarkan laman resmi Mypertamina.id, penyesuaian ini dilakukan mulai hari ini Rabu (3/8) tepatnya pukul 00.01 WIB.
Baca Juga:
Perpres BBM Perlu Perbaiki Distribusi Bahan Bakar Bersubsidi
Kenaikan ini berlaku di wilayah DKI Jakarta atau daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) 5 persen.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, penyesuaian ini mengikuti kenaikan harga patokan minyak mentah Indonesia atau ICP.
Tercatat, harga rata-rata ICP per 2022, di angka USD 106,73 per barrel. Posisi tersebut masih lebih tinggi sekitar 24 persen dari harga ICP pada Januari 2022 lalu.
"Penyesuaian harga secara berkala ini kembali dilakukan, dimana harga BBM Non subsidi harganya fluktuatif mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas, terutama harga minyak dunia atau ICP," katanya.
Daftar harga Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp 16.200 jadi Rp 17.900 per liter Pertamina Dex (CN 53) naik dari Rp 16.500 jadi Rp 18.900 per liter Dexlite (CN 51) naik dari Rp 15.000 jadi 17.800 per liter.
Baca Juga:
Ketua DPR Ingatkan Aturan Distribusi Pertalite Harus Jamin Subsidi BBM Tepat Sasaran