Persija Kecam Keras Serangan Rasisme terhadap Allano Lima
Selasa, 13 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Persija Jakarta mengecam keras serangan rasisme terhadap pemainnya Allano Lima. Sang winger mendapat ‘serangan’ di kolom komentar akun Instagram-nya.
Itu setelah laga Persib Bandung versus (vs) Persija pada pekan 17 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (11/1), yang bertensi panas.
Laga berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Persib. Gol penentu dicetak Beckham Putra pada menit kelima dan Allano menjadi salah satu tumpuan Persija.
Bagi Persija, perilaku tidak bermoral tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya tidak memiliki tempat dalam sepak bola, terlebih di Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.
Baca juga:
Persib Menang 1-0 atas Persija, Thom Haye Ungkap Rasa Sedih dan Teror Kematian terhadap Keluarga
Persija sangat kecewa karena tindakan memalukan seperti ini masih terus berulang. Rasisme bukan sekadar candaan, bukan pula untuk dijadikan ekspresi emosi sesaat. Rasisme adalah kekerasan verbal yang melukai martabat seseorang.
"Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini," kata Manajer Persija, Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko.
Persija mendesak seluruh pihak terkait, termasuk I League selaku operator Super League, PSSI, suporter, dan para pemangku kepentingan sepak bola lainnya, untuk bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme, baik di stadion maupun di ruang digital.
Sepak bola seharusnya menjadi arena persaingan sportif dalam atmosfer yang aman dan saling menghargai. Ketika rasisme dibiarkan, yang rusak bukan hanya individu, tetapi juga wajah sepak bola nasional.
Persija juga mengecam tindakan tidak suportif lainnya, seperti ujaran kebencian hingga ancaman yang ditujukan kepada elemen sepak bola Indonesia.
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, mengaku keluarganya mendapatkan ancaman pembunuhan melalui pesan di Instagram.
"Siapa pun pelakunya harus sadar dan memahami bahwa tindakannya tersebut mencederai marwah sepak bola, olahraga, bahkan sisi kemanusiaan."
"Ayo tendang keluar tindakan memalukan itu dari tubuh sepak bola kita," tulis pernyataan akhir Persija.
Sementara itu, Allano Lima memberikan respons berkelas terhadap serangan di akun Instagram.
Pemain asal Brasil tersebut menganalogikan dirinya seperti sebuah pohon. Dia mengatakan pohon yang berbuah lebat biasanya adalah pohon yang paling sering dilempari batu.
"Saya bangga dengan siapa diri saya, saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Tindakan rasisme ini justru menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari titik awal saya berasal. Pohon yang berbuah lebat adalah pohon yang paling sering dilempari batu. Kini saatnya kembali bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang," tutur Allano.