MerahPutih.com - Tren Pembiayaan Hijau terus berkembang sejalan dengan ambisi pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Industri perbankan Indonesia secara konsisten mendukung upaya pembiayaan berkelanjutan dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.
Salah satu contohnya adalah PermataBank, yang telah mengalokasikan dana sebesar Rp 500 Miliar untuk mendukung proyek energi surya SUN Energy di Indonesia.
Baca juga:
Dengan penyaluran fasilitas pembiayaan ini, PermataBank memainkan peran strategis dalam mendukung proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari komitmennya dalam mitigasi risiko iklim dan pengurangan emisi karbon dalam sektor perbankan.
”Kerja sama yang terjalin bersama SUN Energy merupakan salah satu komitmen strategis kami dalam meningkatkan pembiayaan ramah lingkungan, dengan melibatkan klien untuk mendorong praktik berkelanjutan dan mendukung transisi mereka menuju rendah karbon dan strategi iklim yang tangguh,” ucap Chief Corporate Banking PermataBank Evi Hiswanto dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Senin (26/2).
Baca juga:
Melalui fasilitas pembiayaan ini, optimisme dari kedua belah pihak tercermin dalam mendukung transisi energi dan mitigasi risiko perubahan iklim, khususnya dalam konteks transisi energi.
Diharapkan bahwa langkah ini akan menciptakan dampak positif bagi semua pihak, membangun ekosistem bisnis hijau yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (far)
Baca juga: