Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Perang Urat Syarat Makin Panas, Chivu Sekak Balik Mourinho Memang Rela Inter Menang

Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026

MerahPutih.com - Panasnya tensi jelang laga Liga Champions antara Inter Milan dan Real Madrid semakin terasa.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, menanggapi pernyataan Jose Mourinho yang mempertanyakan mengapa Inter belum kembali menjuarai Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga:

Real Madrid vs Inter Milan: Reuni Emosional Mourinho dan Misi Kebangkitan Los Blancos

Chivu memang menjadi bagian dari skuad asuhan Mourinho saat membawa Inter Milan terakhir juara Liga Champions Eropa pada 2010 silam

Pertanyaan yang harus diajukan kepadanya adalah apakah ia ingin Inter menang,

Cristian Chivu, pelatih Inter Milan, dikutip dari Goal.com, Selasa (8/9).

Ambisi Inter: Kompetitif, Bukan Obsesi

Menurut Chivu, Liga Champions adalah kompetisi keras yang membutuhkan kualitas sekaligus keberuntungan. Namun, dia menekankan Inter telah melangkah jauh berkat kompetensi direksi dan kemampuan para pemain.

“Kami hanya ingin menjadi kompetitif, sepadan dengan kompetisi ini dan sepadan dengan apa yang telah diraih klub dalam beberapa tahun terakhir,” kata Chivu.

Arsip
Arsip - Pelatih baru Real Madrid Jose Mourinho (kiri) saat diperkenal Presiden Klub Florentino Perez. (Foto: Laman Resmi Real Madrid)

Chivu Tolak Dibandingkan Sama Inter Era Mourinho

Dalam jumpa pers jelang laga Real Madrid itu, Chivu juga menolak membandingkan timnya dengan skuad Inter yang dibawa Mourinho juara pada 2010.

“Saya tidak pernah membandingkan tim-tim yang berbeda atau periode-periode yang berbeda. Tim ini berusaha meraih banyak hal dan sudah meraih hal-hal yang indah,” tuturnya.

Baca juga:

Inter Milan Datang Bawa Mental Baja Poin Sempurna Serie A, Tuan Rumah Madrid Lagi Terpuruk

Chivu menegaskan anak asuhan kini di Inter merupakan sekelompok pemain hebat yang ingin menuliskan sejarah mereka sendiri.

“Mereka telah menjalani dua final dan kalah di keduanya, tetapi mencapai dua final tidak pernah mudah,” tandasnya. (*)

Baca Artikel Asli