MerahPutih.com - "The Special One" Jose Mourinho kini menghadapi ujian terberat dalam karier kepelatihannya edisi kedua di Real Madrid setelah tim asuhannya keok 1-2 dari rival sekota, Atletico Madrid, pekan lalu
Real Madrid kini hanya sanggup mengantongi 15 poin dari tujuh laga awal Liga Spanyol. Torehan poin yang menjadi sinyal bahaya gelapnya peluang tim Ibu Kota meraih gelar juara musim ini.
Kekalahan menyakitkan dalam derbi ibu kota itu membuat Real Madrid makin tercecer enam poin dari Barcelona yang kokoh menempati puncak klasemen sementara lewat raihan poin sempurna.
Baca juga:
Real Madrid di Era Mourinho Bikin Harry Kane Was-Was, Ini Alasannya
Bayang-Bayang Tren Buruk Poin Awal Klub Asuhan Mourinho
Dikutip dari Goal.com, Selasa (22/9), kegagalan Real Madrid menembus ambang batas 16 poin dari tujuh laga awal menjadi sinyal bahaya serius bagi The Special One jika merujuk pada rekam jejak kepelatihan Moruinho di klub-klub terdahulu.
Data historis menunjukkan bahwa Mourinho belum pernah menjuarai gelar liga dalam salah satu dari pengalaman kepelatihannya sebelumnya ketika ia mengumpulkan kurang dari 16 poin selama 7 pertandingan pertama kompetisi.
Saat menukangi Porto, Chelsea, Inter Milan, hingga membawa Real Madrid juara pada musim 2011/2012, Mourinho selalu berhasil mencatatkan minimal 16 hingga 21 poin di pekan-pekan awal.
- Rekor Mourinho dalam 7 Laga Pertama di Klub Asuhannya
- 17 dan 19 poin pada dua awal musimnya juara bersama Porto 2002-2003
- 17 dan 21 poin bersama Chelsea saat Juara 2005-2007
- 19 poin pada musim keduanya di Chelsea Juara 2015
- 17 dan 16 poin bersama Inter Milan Juara Serie A 2009 dan 2010
- 16 poin saat pertama kali membawa Real Madrid juara musim 2011-2012
Artinya, belum pernah ada catatan sejarah tim besutan Mourinho berhasil bangkit menjuarai liga setelah start di bawah 16 poin dalam tujuh laga di awal musim.
Baca juga:
Hari Apes Jose Mourinho! Tumbang di Derbi Madrid, Kini Terancam Sanksi Skorsing
Masih Ada Asa dari Rekor Historis Los Blancos
Meski rekor pribadi Mourinho tampak suram, sejarah internal Real Madrid justru menyisakan sedikit angin segar bagi para pendukung setia Los Blancos.
Sepanjang abad ini, Real Madrid sukses mengamankan sembilan trofi La Liga. Empat di antaranya berhasil diraih meski sempat membukukan 15 poin atau kurang di tujuh pekan pertama.
Artinya peluang juara Real belum sepenuhnya tertutup rapat, meski kebangkitan tim sangat bergantung pada evaluasi taktik selama libur jeda internasional.
Mourinho harus memanfaatkan jeda kompetisi selama tiga pekan ini untuk menata ulang kedalaman skuad, memperbaiki performa fisik, serta menyuntikkan kembali mental pemenang.
Ujian kebangkitan Real Madrid bakal segera tersaji di Santiago Bernabeu saat menjamu Villarreal, sebuah laga wajib menang demi menempel ketat Barcelona jelang duel bergengsi El Clasico di pekan selanjutnya. (*)