Merahputih.com - Sorak-sorai pendukung Timnas Jerman seketika senyap di area tribun stadion begitu eksekusi penalti terakhir Paraguay menggetarkan jaring gawang.
Raksasa sepak bola Eropa kembali tertunduk lesu, memperpanjang kutukan kegagalan turnamen mayor sejak malam kejayaan musim panas 12 tahun silam.
Kenangan manis trofi emas kini berubah menjadi mimpi buruk nyata setelah langkah armada Julian Nagelsmann terhenti prematur pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Baca juga:
Legenda Jerman Sebut Manuel Neuer Jadi Biang Kerok Kehancuran Der Panzer di Piala Dunia 2026
Mantan jenderal lapangan tengah Bayern Munich dan Real Madrid, Toni Kroos, langsung melayangkan kritik tajam melihat kemerosotan prestasi tanah airnya.

Sosok kunci pembawa gelar juara dunia 2014 lalu melihat ada masalah mendasar dalam komposisi skuad Jerman saat ini.
Saat ini kami tidak memiliki satu pun pemain kelas dunia. Kami memiliki pemain dengan potensi kelas dunia, tetapi itu tidak berarti mereka kelas dunia,
Toni Kroos lewat siaran podcast pribadinya.
Kehilangan Pemimpin Penentu Kemenangan
Kroos menilai para pemain masa kini gagal menunjukkan kapasitas kepemimpinan saat menghadapi situasi krusial turnamen.
Hal ini terlihat kontras dengan negara-negara unggulan lain memiliki sosok pembeda di atas lapangan hijau.

Mantan gelandang elegan ini menggarisbawahi kegagalan skuad mengantisipasi permainan disiplin Paraguay akibat rasa percaya diri berlebihan.
Berikut rincian fakta serta perbandingan performa pemain top pada turnamen kali ini:
-
Hasil Babak 32 Besar: Jerman kalah dramatis dari Paraguay melalui babak adu penalti.
-
Puncak Daftar Pencetak Gol Terbanyak: Dikuasai penyerang Perancis, Kylian Mbappe, dan kapten Argentina, Lionel Messi, lewat koleksi 6 gol.
-
Pemimpin Daftar Umpan Matang: Dihuni pemain sayap tim nasional Perancis, Michael Olise, melalui catatan 5 assist.
-
Posisi Pemain Jerman: Nihil keterwakilan penggawa Jerman dalam posisi tiga besar daftar top skor maupun top assist sementara.
-
Asumsi Nilai Pasar Skuad: Kegagalan ini membuat estimasi nilai pasar pemain Jerman yang mencapai jutaan Euro (setara puluhan miliar hingga triliunan Rupiah) menjadi sia-sia tanpa prestasi nyata.
Borok Mentalitas Sombong Skuad Jerman
Hilangnya determinasi tinggi dinilai menjadi penyebab utama kegagalan total peraih empat gelar juara dunia ini.
Baca juga:
Skuad Jerman era sekarang dinilai terlalu cepat berpuas diri serta menganggap remeh kekuatan tim lawan sebelum peluit panjang berakhir.
“Dulu ketika kami memiliki turnamen sukses, saya selalu merasa kami bisa meningkatkan performa. Tim ini saat ini tidak lagi mampu melakukan itu. Kami hanya berpikir kami lebih baik dari Paraguay, dan kami akan menang entah bagaimana caranya,” tutur Kroos.