MerahPutih.com - Pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek melonjak di awal bulan Juni ini. Pada Senin (3/6) yang merupakan hari pertama kerja di bulan Juni 2024, KAI Commuter mencatat pengguna commuter line Jabodetabek berjumlah 507.167 orang.
Dengan pengguna tertinggi di Stasiun Tanah Abang sebanyak 42.578 orang. Disusul pengguna yang naik dari Stasiun Bogor 15.786 orang lalu Stasiun Cikarang sebanyak 7.373 orang.
Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menuturkan, untuk stasiun tujuan pengguna masih berfokus pada Stasiun Tanah Abang, Sudirman, dan Tebet.
Dengan jumlah pengguna masing-masing Stasiun Tanah Abang mencapai 42.578 orang, Stasiun Sudirman 33.594 orang dan Stasiun Tebet sebanyak 23.846 orang.
“Stasiun-stasiun tersebut merupakan stasiun yang notabenenya berada di pusat perkantoran dan pergerakan ekonomi di Jabodetabek,” kata Anne di Jakarta, Selasa (4/6).
Baca juga:
Sejumlah Perjalanan KRL Terhambat, Imbas Gangguan di Stasiun Pasar Minggu
KAI Commuter juga mencatat persebaran pengguna pada hari kerja masih terpusat pada jam sibuk. “Yakni pada 06.00–09.00 WIB dan sore hari 16.00–18.00 WIB,” ujar Anne.
Saat ini untuk melayani pengguna, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.034 perjalanan commuter line Jabodetabek tiap harinya. Untuk pelayanan Commuter Line Basoetta, pengguna hari ini sampai dengan pukul 14.00 WIB sebanyak 3.585 orang.
“Dengan mengoperasikan 56 perjalanan tiap hari serta layanan naik-turun pengguna pengguna di Stasiun Batu Ceper, Stasiun Rawabuaya, Stasiun Duri dan Stasiun BNI City," ujarnya
Sebagai informasi akumulasi pengguna commuter line Jabodetabek sepanjang bulan Mei diangka 27.056.711 orang. Untuk Commuter Line Basoetta diangka 184.761 orang dan Commuter Line Merak terlayani sebanyak 372.973 orang. Sehingga total penggunanya sebanyak 27.614.445 orang. Secara keseluruhan angka tersebut naik 1 persen dari bulan April 2024.
Baca juga:
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna agar memastikan kembali jadwal perjalanan commuter line yang akan digunakan. Pengguna juga diharapakan tertib dan mengikuti aturan yang berlaku.
Penumpang harus menunggu perjalanan commuter line di area aman stasiun, fokus pada saat akan melangkah dan selalu memperhatikan celah peron.
“Dahulukan pengguna yang akan keluar dan menunggu perjalanannya di belakang garis kuning,” tutup Anne. (Knu)