Untuk penguatan pendidikan kejuruan terutama memajukan pendidikan di provinsi Banten, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun anggaran 2017 mengalokasikan Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK (Rp 51,96 miliar), Pembangunan Ruang Kelas Baru SMA (Rp 32,78 miliar), Bantuan Operasional Pendidikan PAUD (Rp 97,8 miliar), serta Pembinaan Kursus dan Pelatihan (Rp 22,89 miliar).
Total dana pembangunan pendidikan untuk Provinsi Banten adalah Rp 205.464.300.300,-.
Hal itu disampaikan Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas), Yusuf Muhyidin yang mendampingi Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI, dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Serang, Jumat, (16 Des.).
Asisten Daerah Tata Praja, Anwar Mas'ud, yang mewakili Pemerintah provinsi Banten menyampaikan tekad pemprov Banten untuk memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya demi memajukan pendidikan di provinsi Banten. Pemprov Banten seperti disampaikan Mas'ud, yang dikutip dari kemendikbud.go.id, mengakui masih harus mengejar kekurangan di bidang pendidikan agar dapat sejajar dengan provinsi lain di Pulau Jawa.
Kunjungan ke provinsi Banten dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ferdiansyah dengan anggota antara lain Junico Siahaan, Wiryanti Sukamdani, Popong Otje Djundjunan, Mujib Rohmat, Laila Istiana, Surakhman Hidayat, Anas Thahir, dan Yayuk Sri Rahayuningsih.
Kunjungan Kerja Komisi X ke provinsi Banten adalah salah satu kegiatan reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2016 - 2017. (dsyamil)
BACA JUGA