Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemprov DKI Tak Bisa Intervensi Sekolah Internasional ACG Diliburkan Terkait Virus Corona

Zulfikar Sy - Rabu, 04 Maret 2020

Merahputih.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana mengaku sudah mengetahui Sekolah Internasional ACG, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, meliburkan peserta didiknya lantaran salah satu gurunya diduga terinfeksi virus corona.

Nahdiana menegaskan, pihaknya tidak bisa mengintervensi keputusan tersebut kerena sekolah internasional menjadi ranah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga:

Kondisi Terkini Dua Pasien Positif Corona di RSPI Sulianti Saroso

"Karena kan sekolah internasional ada beberapa yang bukan warga negara Indonensia, itu antisipasi dari mereka. Tidak ada instruksi dari kami untuk meliburkan sekolah," kata Nahdiana di Jakarta, Rabu (4/3).

Nahdiana juga mengungkapkan, Disdik DKI sudah berkoordinasi melalui surat edaran kepada semua sekolah, baik negeri, swasta, maupun internasional terhadap peningkatan kewaspadaan wabah COVID-19.

Surat tersebut berisi imbauan kepada sekolah untuk melakukan sosialisasi tentang gejala, tanda, dan cara pencegahan penularan virus corona kepada seluruh guru, karyawan, peserta didik, orang tua peserta didik, serta pengelola pendidikan formal dan nonformal.

ACG School Jakarta. (Foto: Instagram @acgjakarta)
ACG School Jakarta. (Foto: Instagram @acgjakarta)

Selain itu, Disdik meminta kepada warga sekolah untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Saat ini kita ingatkan kembali budaya cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, tapi toh meski tidak ada kondisi corona begini, pasti ada saja yang sakit kan. Kalau ada yang sakit pasti tentunya akan berobat ke medis," ungkap Nahdiana.

Baca Juga:

Antisipasi Corona, Twitter Imbau Karyawannya Kerja dari Rumah

Seperti diberitakan, Sekolah Internasional ACG, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terpaksa libur lantaran ada salah satu guru diduga terpapar virus corona.

Keputusan meliburkan peserta didiknya sejak Selasa (3/3) kemarin. Sekolah itu diliburkan selama 14 hari.

Meski diliburkan, masa belajar mengajar masih akan berlaku dengan melakukannya lewat kegiatan online.

"Kami telah mengembangkan dan menerapkan kurikulum online dan dukungan pengajaran online untuk semua siswa yang telah bekerja dengan sangat baik," tutur Kepala Sekolah ACG Jakarta Shawn Hutchinson. (Asp)

Baca Juga:

Merebaknya Virus Corona, PSI Minta Pemprov DKI Batalkan Formula E

Baca Artikel Asli