MerahPutih Nasional - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerah atasi genangan di sejumlah jalan wilayahnya. Sebab, drainase yang ada tidak cukup menampung daya air dari gedung dan perumahan.
Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Agus Priyono mengatakan, selain berada di cekungan, sejumlah jalan yang tergenang di Jakarta diakibatkan daya tampung drainase yang dikhusukan untuk jalan tidak lagi cukup. Sebab, pinggir jalan yang tadinya resapan air berubah fungsi menjadi perkantoran dan perumahan.
Solusinya, kata Agus, pada 2015 mendatang pihaknya akan membuat sumur resapan di sejumlah gedung dan dibantaran kali. Menurutnya, sistem pembuangan air secara horizontal sudah tidak bisa lagi digunakan lantaran hilangnya resapan. Sehingga pada tahun depan, sistem horizontal itu akan dirubah menjadi sistem vertikal.
"Tahun depan kita terapkan fungsi drainase secara vertikal dalam pengertian meresapkan air secara maksimal ke tanah," kata Agus Priyono saat dihubungi Minggu (28/12/2014).
Agus menjelaskan, pembuatan sumur resapan itu nantinya dibagi dua Dinas, yakni Dinas Bina Marga dan Dinas PU Jalan dengan anggaran masing-masing Rp 50 Miliar. Nantinya, titik-titik yang akan dijadikan sumur resapan akan dilakukan di titik-titik yang diprioritaskan.
"Jadi untuk genangan akan terus seperti itu kalau tidak dibuat pembuangan secara vertikal," ungkapnya. (MP/BMS)