MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak untuk mengendalikan kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Jumat (17/7), untuk melakukan pengecekan terkait penyebab kenaikan harga sekaligus menyiapkan langkah penanganan.
Kenaikan harga sayuran tersebut dipicu oleh berkurangnya pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi akibat faktor cuaca serta ancaman kekeringan.
Kami akan mengontrol, TPID akan mengontrol mengenai apa perubahan atau kenaikan ini. Karena yang dilihat spot pada hari ini, tentunya kami akan mengecek untuk itu. Tetapi yang jelas bahwa Pemerintah DKI Jakarta segera akan menangani ini,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Inflasi Jakarta Tetap Terkendali
Pramono menegaskan, meskipun terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan, kondisi inflasi di Jakarta masih berada dalam kondisi terkendali.
Ia menyebut hingga Juni 2026, DKI Jakarta mencatat tingkat inflasi terendah dibandingkan seluruh provinsi di Pulau Jawa.
Berdasarkan data hingga Juni 2026, inflasi bulanan Jakarta tercatat sebesar 0,41 persen (month to month/mtm). Angka tersebut memang mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi masih lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 0,44 persen.
Sementara itu, inflasi tahunan Jakarta berada pada level 2,78 persen (year on year/yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 3,34 persen sekaligus menjadi yang terendah di Pulau Jawa.
Baca juga:
Pengusaha Tempe Keluhkan Harga Biji Kedelai Naik, Produksi Tempe Berkurang
Pemprov Pastikan Pengendalian Harga Berjalan
Pramono mengatakan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga dan memastikan langkah pengendalian dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi di Jakarta.
"Yang kedua, hal yang berkaitan dengan inflasi. Jakarta ini di semester sampai dengan bulan Juni kemarin, inflasinya itu terendah di seluruh Jawa," pungkasnya. (Asp)