Pejabat Irak Tidak Takut Ponselnya Diretas
Selasa, 16 Juni 2015 -
MerahPutih Timur Tengah - Mungkin banyak yang mengira bahwa pejabat Irak tentu tidak akan menggunakan perangkat mobile, terlebih saat menghadiri pertemuan internasional. Namun hal ini tidak berlaku bagi Brigadir Jenderal Gholamreza Jalali yang tertangkap kamera menggunakan ponsel pintar. Dirinya tidak takut informasi penting pada ponselnya diretas negara lain.
Banyak yang mengatakan bahwa Irak melarang pejabatnya menggunakan ponsel pintar, hal ini terkait kemungkinna bocornya info rahasia program nuklir Irak dan berbagai isu politik lainnya. Dengan menggunakan ponsel pintar, tentu akan mempermudah negara lain meretas info rahasia Irak.
Namun, Brigadir Jenderal Gholamreza Jalali, seperti diberitakan oleh phys, dengan percaya diri menggunakna ponsel pintar yang tertangkap basah digunaknanya pada sebuah pertemuan. Jalali mengatakan bahwa jaringan ponselnya aman, bahkan mereka sering mengunggah data penting ke penyimpanan awan mereka.
Jalali juga menyatakan bahwa mereka dapat dengan mudah mengunggah dan menghapus info rahasia di komputasi awannya, meski pun akan mempersulit staf mereka di bagian IT untuk menjaga kerahasiaan dokumen manuver politiknya agar tidak dimata-matai negara luar.
Baca juga:
ISIS Bunuh 11 Orang pada Bentrokan dengan Pasukan Pemerintah Irak
ISIS Targetkan Asia Tengah untuk Rekrut Anggota Baru
Koalisi Pimpinan AS Hantam ISIS dengan 12 Serangan Udara
Koalisi Arab Saudi Kembali Bombardir Yaman Lewat Serangan Udara