MerahPutih.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerima gelar doktor kehormatan honoris causa dalam sidang senat terbuka di Univesitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (20/9).
Pengukuhan penganugerahan doktor kehormatan honoris causa tersebut diberikan langsung oleh Rektor UNS Jamal Wiwoho. Panglima TNI menerima penghargaan itu karena dinilai berjasa dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM).
Baca Juga
Panglima TNI Sebut Sinergitas TNI-Polri Sudah Sesuai Harapan
Usai menerima penganugerahan, Panglima TNI memberikan kuliah umum dengan tema "Membangun Sumber Daya Manusia Unggul dalam Menghadapi Era Perubahan Mewujudkan Indonesia Maju".
"Indonesia akan menjadi negara nomor empat ekonomi terbesar di dunia tahun 2045. SDM Indonesia yang saat ini ada bisa membawa kemajuan," ujar Panglima TNI.
Panglima TNI menjelaskan target yang akan dicapai Indonesia antara lain menjadi peringkat kelima PDB terbesar dunia, rasio gini 0,34, balita stunting 5 persen, percepatan pendidikan yang merata, reformasi ketenagakerjaan, peningkatan peran energi baru dan terbarukan.
Ia mengakui untuk merealisasikan target itu tidak mudah. Indonesia harus bisa keluar dari pernangkap kelas menengah (middle-income trap).
Baca Juga
Jelang HUT ke-74 TNI, Panglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto di Astana Giribangun
"Ya kuncinya adalah pendidikan. Pendidikan yang kuat akan menghasilkan SDM unggul. Kita optimistis mampu menghadapi tantangan global dalam rangka berkompetisi Indonesia akan masuk empat ekonomi besar dunia," kata Hadi.
Bonus demografi, kata dia, sekarang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena bonus demografi itu tidak setiap dekade bisa menerimanya. Dalam satu putaran hanya satu, seperti negara-negara yang lain.
"Dalam waktu yang tidak terlalu lama, yakni sampai tahun 2030-2036 bonus demografi harus terserap dengan baik. Kita harus bersatu meraih impian itu," tutur dia
Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan Panglima TNI mempunyai dedikasi, kontribusi yang luar biasa dan rekam jejaknya yang berhasil mengemban tugas di bidang pembangunan sumber daya manusia bagi kemajuan Indonesia dimasa mendatang. Hal itu harus diapresiasi.
Baca Juga
Panglima TNI Marsekal Hadi Beberkan 44 Titik Api di Riau Sudah Padam
"Pemberian gelar tersebut semata-mata merupakan suatu penghargaan dan apresiasi kepada Panglima TNI. Selamat atas pengukuhan ini," kata dia.
Berita ini merupakan laporan Ismail Soli. kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.