MerahPutih.com - Cara duduk Presiden Joko Widodo saat mengumumkan nama-nama menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka pada Rabu (23/10) mendadak viral di media sosial. Hal itu dianggap unik dan tak semua orang bisa menyilangkan kaki sedemikian lentur.
Pakar dari PPDS Kedokteran Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Andhika Raspati mengatakan Presiden Jokowi memiliki sendi ankle dengan mobilitas yang baik.
Baca Juga:
Jokowi 'Bagi-Bagi Kursi', Pengamat: Elite Happy, Rakyat Gigit Jari!
"Kalau mau menyebut itu kelainan hyperlaxity harus diperiksa dulu. Kalau lihat dari foto itu menurut saya Pak Presiden punya sendi ankle dengan mobilitas yang cukup baik," kata dr Andhika di Jakarta, Jumat (25/10), dikutip Antara.
Dokter dari KONI DKI Jakarta itu mengatakan bahwa Jokowi terlihat memiliki mobilitas sendi ankle yang baik karena otot betis yang cukup fleksibel.
"Itu terkesan tampak lentur mungkin karena beliau rajin latihan fleksibilitas misalnya latihan peregangan hingga yoga," kata dr Andhika.
Sementara hyperlaxity, menurut dr Andhika adalah keadaan di mana sendi dapat bergerak di luar normal.
Baca Juga:
Panglima TNI Terbang ke Manokwari Cek Lokasi yang Bakal Dikunjungi Jokowi
"Kondisi hyperaxity dapat meningkatkan risiko cedera sendi, terutama kalau tak didukung kekuatan otot yang baik," katanya.
Senada dengan dr Andhika, praktisi yoga Erikar Lebang mengatakan posisi duduk Presiden Jokowi yang fleksibel dimungkinkan akibat pergelangan kaki yang fleksibel.
"Persendian pergelangan kakinya fleksibel serta otot betis yang relatif sehat dan tidak kaku. Tapi efek bayangan juga warna sepatunya yang gelap pun bisa memberi efek visual derajat kemiringan yang fantastis tersebut," kata Erikar. (*)
Baca Juga:
Sudah Punya 'Sosial Capital', Gibran Bakal Meroket Jika Didompleng Jokowi