Operasi Militer di Anbar adalah Kelanjutan Pembebasan Tikrit

Selasa, 26 Mei 2015 - Fadhli

MerahPutih Timur Tengah - Sebuah operasi militer besar sedang dilakukan untuk membebaskan provinsi Anbar dan Salaheddin di Irak dari cengkraman pasukan ISIS pada selasa (26/5). Seorang juru bicara militan al-Hashd al-Shaabi mengungkapkan bahwa upaya melawan ISIS ini merupakan kelanjutan operasi di Tikrit.

"Ini merupakan kelanjutan dari operasi di Tikrit untuk memotong rute pasokan dari kilang minyak Baiji di utara ke Ramadi. Setelah dipanggil Perdana Menteri, kita menjawab panggilan," ucap Ahmed al-Assadi, juru bicara militan al-Hashd al-Shaabi, seperti dikutip dari CNN.

Dia mengatakan bahwa pasukannya telah siap untuk bertindak. Mereka juga telah mengepung kota Ramadi dari tiga sisi untuk kemudian melancarkan serangan. Keputusan untuk memobilisasi kekuatan Syiah kini tinggal mengikuti permintaan bantuan dari pejabat provinsi Anbar, pemimpin suku, dan ulama agama.

Namun keterlibatannya telah mendorong kekhawatiran akan adanya ketegangan hubungan mereka dengan Iran yang rumit, terutama setelah penggunaan serangan udara oleh koalisi Iran dengan Amerika.

 

Baca juga:

ISIS Duduki Perbatasan Irak-Suriah

Arab Saudi Buru Pelaku Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah

Hanya 9 Hari ISIS Bunuh 217 Orang di Kota Palmyra

Imam Arab Saudi Meninggal Dunia Usai Kumandangkan Azan

Operasi Militer Dilakukan untuk Bebaskan Kota Anbar

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan