Merahputih.com - Paris Saint-Germain (PSG) resmi mengamankan tiket final Liga Champions musim ini setelah menyingkirkan raksasa Bundesliga, Bayern Munich, di babak semifinal.
Keberhasilan PSG menandai dominasi klub asal Prancis tersebut yang sukses menembus partai puncak kompetisi kasta tertinggi Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun.
Baca juga:
Bayern Munchen vs PSG Ricuh soal Handball Joao Neves, IFAB Tegaskan Wasit tak Salah
Drama Hasil Imbang di Allianz Arena
Pertandingan leg kedua yang berlangsung di Allianz Arena pada Kamis (7/5) dini hari WIB berakhir dengan skor imbang 1-1. PSG membuka keunggulan lebih awal melalui gol cepat Ousmane Dembele saat laga baru berjalan tiga menit.
Tuan rumah, Bayern Munich, baru mampu membalas lewat aksi Harry Kane pada masa injury time menit ke-90+4. Meski berbagi angka, Les Parisiens tetap berhak melaju ke laga pamungkas berkat keunggulan agregat tipis 6-5.

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi. Foto: Dok/PSG
Ambisi Nasser Al-Khelaifi Raih Gelar Juara
Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas bertanding para pemainnya. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama tim musim ini terletak pada soliditas kolektif dan semangat juang yang tinggi untuk kembali mengangkat trofi juara.
"Ini luar biasa. Dua final… Kami ingin meraih bintang kedua. Kami tidak punya pemain, kami hanya memiliki pejuang. Kami memiliki tim yang solid. Bayern adalah tim hebat, dengan pemain-pemain hebat. Itu adalah pertandingan yang luar biasa bagi kami," ujar Al-Khelaifi dinukil Canal+.
Baca juga:
Tembus Final Liga Champions 2025/26, Luis Enrique Sebut PSG Tim Terbaik di Dunia
Al-Khelaifi juga memuji peran pelatih dan dukungan suporter yang dianggapnya sebagai yang terbaik di dunia. Baginya, pencapaian ini adalah bagian dari sejarah besar yang sedang dibangun oleh klub ibu kota Prancis tersebut.
"Kami membuat sejarah di sini tahun lalu, kami ingin terus menulis sejarah PSG. Tujuan kami adalah untuk menang untuk kedua kalinya. Bintangnya adalah tim. Semua orang ingin berjuang. Itulah sepak bola, itulah PSG. Luar biasa. Kami memiliki pelatih terbaik di dunia, penggemar terbaik," pungkasnya.