Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menteri Lukman Saifuddin: Teroris Tak Bisa Disebut Mengatasnamakan Islam

Eddy Flo - Kamis, 07 Juli 2016

MerahPutih Nasional - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 H tahun ini membersitkan suatu refleksi mendalam terkait dengan kehadiran umat Muslim sebagai rahmat bagi sesama. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin selaku orang nomor satu di departemen keagamaan menyayangkan adanya peristiwa bom bunuh diri selama bulan suci Ramadan.

Menurut Lukman Hakim Saifuddin pelaku bom bunuh diri di sejumlah kota di Arab Saudi dan Solo sama sekali tidak bisa dikatakan mengatasnamakan Islam.

"Apalagi disebut mengatasnamakan Islam. Itu tidak sama sekali karena bertolak belakang dengan esensi ajaran Islam itu sendiri," kata Lukman Saefuddin saat dicegat awak media di Istana Wakil Presiden, Rabu (6/7).

Menteri Agama yang dikenal oleh kalangan anak muda sebagai salah satu menteri gaul ini menyatakan pelaku bom bunuh diri, lebih cocok dikatakan keji dan sama sekali tidak terpuji. Oleh karena itu, perilaku demikian harus ditolak dan disadarkan kembali.

"Semua kita harus memerangi tindakan yang tidak pada tempatnya," ujar Lukman Saefuddin.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat berkunjung ke Arab Suadi beberapa waktu lalu (Foto: Twitter @lukmansaifuddin)

Menteri Lukman Hakim Saifuddin juga berharap agar peristiwa bom bunuh diri dengan bantuan pengajaran agama dapat dihentikan. Agar ke depan baik di Indonesia maupun di luar negeri, hal itu tidak terulang lagi.

Terkait dengan teror bom bunuh diri di Mapolres Solo, Menteri Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, pelakunya sama sekali tidak pantas disebut atas nama Islam. Sebab menurutnya, Islam adalah agama yang damai.

"Tentunya itu kejadian yang sangat mengagetkan kita semua, apalagi yang terjadi di Kota Suci. Tidak pada tempatnya dan tidak layak pelaku mengatasnamakan agama, apalagi Islam, karena Islam adalah agama yang damai," jelas Lukman Hakim Saifuddin ketika bertamu ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (6/7).

Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, tindak terorisme tidak dapat dikaitkan dengan agama Islam. Semua penganut Islam sangat menolak tindak kekerasan seperti yang dilakukan kelompok teroris selama ini. Islam, adalah tempat damai dan rahmat bagi semua.

"Terorisme sama sekali bukan untuk kepentingan agama Islam. Hal itu sangat bertentangan dengan ajaran agama," pungkas Lukman Saifuddin.

BACA JUGA:

  1. Beredar Kumpulan Meme Kocak Hari Raya Idul Fitri 1437 H
  2. Prabowo Subianto Rayakan Idul Fitri Bersama Warga Sentul, Bogor
  3. Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dari Presiden Jokowi dan Para Tokoh
  4. Wapres Jusuf Kalla Salat Id di Masjid Istiqlal
  5. Presiden Jokowi Bersyukur Idul Fitri Tahun Ini Dirayakan Serempak
Baca Artikel Asli